
batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau lokasi pasar Plaza Botania 1, Batamcenter pasca kebakaran yang menghanguskan 50 kios.
“Tadi saya berdialog dengan pedagang. Dan mereka minta difasilitasi untuk bisa segera mendapat tempat baru yang layak,” ujarnya.
Pedagang juga mengaku masih shock akibat kebakaran yang menimpa kios mereka. Namun beberapa pedagang tetap harus berjaga karena menjaga aset yang ada di lokasi.
“Beberapa pedagang juga terlihat menggeser lokasi jualan mereka di luar dekat lapangan parkir. Mereka bahkan banting harga, untuk meminimalisir kerugian,” ujarnya.
Baca Juga: Imigrasi Batam Perketat Pintu Keluarga Bagi WNI
Sebagai pemerintah daerah, pihaknya akan mencoba menghubungi pemilik area Plaza Botania 1 ini. Diharapkan semoga ada solusi ke depannya yang terbaik bagi pedagang dan pemilik kios yang terdampak.
“Kami coba sampaikan terkait keluhan pedagang ini. Musibah ini juga merupakan ujian, dan kabarnya banyak pedagang yang baru mengisi stok dagangan mereka karena jelang lebaran. Mereka masih hitung kerugiannya, karena masih pada shock semua,” terangnya.
Poni salah seorang pedagang handphone (hp) yang terdampak kebakaran menceritakan toko miliknya tutup, dan belum ada solusi dari manajemen sampai saat ini.
Baca Juga: Bawa Tanaman Dari Malaysia, Pedagang Bunga di Batam Dipenjara
Pemilik Moreng Best Phone ini meminta ada pertemuan dengan manajemen, dan di fasilitasi oleh pemerintah. Karena pedagang sampai saat ini juga masih bingung untuk tempat berjualan, usai kios mereka terbakar.
“Kami berterimakasih atas kunjungan Pak Wakil Wali Kota. Semoga ada solusi untuk kami,” kata dia, Jumat (7/3).
Ia menambahkan hingga kini pedagang masih berjaga selama hingga tengah malam. Hal ini guna menjaga barang yang tersisa dari kebakaran.
Baca Juga: Pelni Buka Penjualan Tiket Peak Season Rute Batam ke Belawan di Tanggal 17, 18, dan 19 April 2023
“Kami dua malam ini tidak tidur jaga barang kami,” ujarnya lagi.
Sementara itu, percikan api masih menyala di beberapa titik lokasi kebakaran. Warga diminta untuk menjauhi lokasi kebakaran. Hal ini untuk meminimalisir dampak pasca kebakaran.(*)
Reporter: Yulitavia



