Rabu, 14 Januari 2026

Pejalan Kaki dan Pelajar Jadi Korban Kecelakaan, Satlantas Dalami Penyebab

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Mobil yang mengalami kecelakaan di Jalan Yos Sudarso Batuampar diamankan di Mapolresta Barelang sebagai barang bukti, Senin (20/10). Kecelakaan yang terjadi di hari minggu tersebut menelan korban jiwa. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satlantas Polresta Barelang masih mendalami dua peristiwa kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Batuampar, Batam, akhir pekan lalu. Kasus pertama melibatkan mobil Toyota Yaris merah hitam BP 1651 CO yang menabrak empat pejalan kaki di Jalan Yos Sudarso, sementara kasus kedua terjadi di kawasan Sengkuang, menewaskan seorang pelajar SMA Negeri 14 Batam.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, mengatakan hingga kini suami istri yang berada di dalam mobil Yaris masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. “Keduanya masih berstatus sebagai saksi. Hasil tes urine pengemudi menunjukkan negatif alkohol maupun narkoba,” ujar Rambe, Rabu (22/10).

Dalam kasus Yaris maut tersebut, polisi telah mengamankan barang bukti kendaraan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang. Kondisi mobil tampak rusak berat di bagian depan dan belakang akibat benturan keras. “Kami masih dalami penyebab pastinya, termasuk dugaan hilang kendali atau kelalaian,” tambahnya.

Baca Juga: Pengemudi Yaris Maut di Batuampar Jalani Tes Urin

Diketahui, kecelakaan terjadi Minggu (19/10) pagi sekitar pukul 07.20 WIB di depan PT Trakindo, Jalan Yos Sudarso, Batuampar. Mobil Toyota Yaris yang dikemudikan pria berinisial KS (38) melaju dari arah Batuampar menuju Seraya Atas. Sesampainya di lokasi, mobil mendadak oleng dan menabrak empat ibu-ibu yang sedang berteduh di lapak penjual buah.

Akibat tabrakan keras tersebut, satu korban bernama KM (51) meninggal dunia di tempat kejadian, sementara tiga korban lainnya, SR (56), AF (47), dan SM (49), mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. “Korban dievakuasi warga yang melintas ke rumah sakit terdekat,” ungkap Rambe.

Selain peristiwa itu, Satlantas Polresta Barelang juga menangani kecelakaan maut lainnya di kawasan Sengkuang, Batuampar, yang terjadi Sabtu (18/10) malam sekitar pukul 23.45 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat BP 2705 EI dengan mobil lori, mengakibatkan seorang pelajar SMA Negeri 14 Batam berinisial R meninggal dunia di tempat.

Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap sopir truk, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian dari pengendara sepeda motor. “Truk dan sopirnya sudah kami amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Namun penyelidikan masih berjalan, semua masih kami dalami,” tegas Rambe.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, baik di jalan utama maupun kawasan pemukiman padat. “Kami minta pengguna jalan selalu waspada dan patuhi rambu lalu lintas. Satu detik saja lalai, nyawa bisa melayang,” pungkas Rambe. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update