Jumat, 30 Januari 2026

Pelabuhan Sekupang Membludak, Pemudik Kepanasan dan Berdesakan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jelang Lebaran, berdesakan di Pelabuhan Domestik, Sekupang, Batam.
(f. Fiska Juanda / Batam Pos)

batampos – Suasana di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, terasa pengap dan penuh sesak, Sabtu (29/3). Ribuan orang memadati terminal keberangkatan sejak pagi, menyebabkan kondisi di lantai dua semakin panas. Pendingin ruangan yang ada tak mampu mengatasi suhu tinggi di dalam gedung, membuat banyak penumpang yang membawa anak-anak terpaksa turun ke lantai satu demi mencari udara yang lebih segar.

Beberapa penumpang terlihat berdesak-desakan menuju ruang tunggu, sementara yang lain masih sibuk mencari tiket tujuan Tembilahan, Dumai, Pulau Burung, Tanjungbatu, dan daerah lainnya. Antrean panjang di loket tiket semakin menambah sesaknya suasana di pelabuhan.

“Saya bawa anak, tapi di atas panas dan penuh sekali. Akhirnya saya turun ke bawah supaya anak saya bisa lebih nyaman,” kata Rita, penumpang tujuan Dumai.

Menurutnya, kondisi di dalam terminal sangat tidak nyaman, terutama bagi anak-anak dan orang lanjut usia. “Keringat bercucuran, anak saya sampai rewel karena kepanasan. Pendingin ruangan tidak terasa sama sekali. Seharusnya ada tambahan kipas atau cara lain supaya udara bisa lebih sejuk,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Rahmawati, pemudik tujuan Tembilahan. Ia mengaku sudah datang lebih awal untuk menghindari kepadatan, tetapi tetap harus antre panjang untuk mendapatkan tiket.

“Saya kira datang pagi bisa lebih tenang, ternyata tetap ramai,” ujarnya.

Hingga siang ini, arus mudik di Pelabuhan Sekupang masih terus meningkat. Petugas berupaya mengatur penumpang agar tidak terjadi penumpukan di satu titik. Pemudik pun diimbau untuk datang lebih awal dan mempersiapkan segala kebutuhan perjalanan agar lebih nyaman di tengah kepadatan ini.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan bahwa lonjakan penumpang mudik tahun ini cukup luar biasa.

Ramainya penumpang di PDS, sudah diketahui oleh Dendi. Dia mengaku, sudah mendapatkan laporan dari jajaranya di lapangan. Namun, kepadatan ini di luar prediksi.

“Sepertinya hari ini adalah puncak arus mudik melalui Pelabuhan Domestik Sekupang. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat di Pelabuhan Domestik Sekupang,” ucap Dendi. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Update