Jumat, 16 Januari 2026

Pelaku Kejahatan di Batam Didominasi Pengangguran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelaku jambret yang berhasil ditangkap Polresta Barelang saat diperiksa oleh penyidik.

batampos – Pelaku kejahatan di Batam didominasi pria pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan tetap. Hal ini diketahui dari pengakuan sejumlah pelaku usai ditangkap polisi.

Seperti Amar, penjambret yang beraksi di kawasan Engku Putri, Batam Centre pada akhir tahun 2023. Pria 46 tahun ini mengaku sudah menganggur selama 3 tahun.

“Baru pertama kali menjambret. Sudah 3 tahun nganggur, butuh uang untuk makan,” katanya di Mapolresta Barelang beberapa lalu.

Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Warga Berharap Jalan S Parman Diperbaiki Menyeluruh Bukan Ditambal Sulam

Hal yang sama juga diakui para perampok Apotek Kimia Farma Penuin bernama Elwin, 32, dan Rendi Putra, 33. Mereka mengatakan kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap usai bebas dari penjara.

“Baru bebas kemarin. Belum dapat-dapat kerja,” kata Rendi yang pernah tersandung kasus pencurian motor ini.

Hal senada dikatakan Elwin. Ia mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, sementara kebutuhannya banyak untuk membiayai anak dan istri.

Baca Juga: Dimonitor Pertamina, Beli Gas Bersubsidi Harus Tunjukkan KTP

“Kerja tidak tetap, sering mulung barang bekas. Butuh uang untuk berobat habis jatuh dari motor, dan biaya anak istri,” katanya.

Sementara Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian mengatakan para pelaku pencurian ini memiliki motif ekonomi. Pelaku nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Rata-rata pelakunya tidak memiliki pekerjaan. Jadi pencurian itu juga terjadi bukan karena hanya ada niat pelaku, tapi juga karena adanya kesempatan,” katanya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Update