
batampos – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2024–2029 diwarnai aksi sosial nyata. Dalam acara yang digelar di Grand Ballroom Hotel Pacific Batam, Jumat (8/8), organisasi ini menyerahkan bantuan dua unit kapal berbahan aluminium untuk nelayan setempat.
Ketua DPD Gema Sadhana Kepri, Liong Tak Seng, mengatakan kapal ini merupakan karya kader Gema Sadhana sendiri dan diberikan untuk membantu nelayan melaut dengan lebih aman. “Bantuan ini berasal dari dukungan para donatur, anggota, dan kerabat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Menurut Liong, nelayan penerima bantuan akan terbantu dalam meningkatkan hasil tangkapan karena kapal yang diberikan dirancang lebih tahan lama dan aman dioperasikan. Ia berharap, langkah ini menjadi awal dari program berkelanjutan untuk memberdayakan masyarakat pesisir.
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai bantuan kapal ini bukan hanya bentuk dukungan ekonomi, tetapi juga wujud kepedulian nyata organisasi terhadap kesejahteraan warga. “Semangat luar biasa dari Gema Sadhana akan terus berkontribusi untuk bangsa, termasuk melalui kegiatan sosial seperti penyerahan kapal ini,” tegasnya.
Ketua Umum Gema Sadhana, Dr. As Kobalen, menambahkan bahwa kegiatan sosial menjadi salah satu pilar utama organisasi yang selama 15 tahun hadir memperjuangkan hak-hak umat lintas agama. “Kepri harus menjadi rumah toleransi terbaik di Indonesia, dan bantuan seperti ini bagian dari langkah nyata menuju tujuan tersebut,” katanya.
Wakil Gubernur Kepri sekaligus Pembina Gema Sadhana, Nyanyang Haris Pratamura, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan komitmen membangun kolaborasi inklusif. “Kepedulian terhadap lingkungan, sosial, dan keagamaan harus berjalan seiring, seperti halnya bantuan kapal ini yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Acara pelantikan yang turut dihadiri Forkopimda Kepri dan tokoh lintas agama ini juga menampilkan pertunjukan seni budaya dari berbagai etnis, menegaskan semangat keberagaman yang menjadi fondasi gerakan Gema Sadhana di Kepri. (*)
Reporter: Eusebius Sara



