
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja dengan menggelar program pelatihan dan sertifikasi. Program ini akan berlangsung secara bertahap dari Februari hingga September 2025 dan diikuti peserta yang telah lolos seleksi.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, melalui Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Batam, Mohzaini, menjelaskan bahwa tahapan program ini dimulai dari pendaftaran dan kelengkapan administrasi, kemudian dilanjutkan dengan daftar ulang.
Setelah itu, peserta yang terdaftar akan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp sesuai program yang mereka pilih.
“Setelah dinyatakan lulus seleksi oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), peserta akan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp baru yang khusus untuk mereka yang lolos. Selanjutnya, mereka hanya perlu menunggu jadwal pelaksanaan pelatihan,” ujar Mohzaini, Minggu (16/2).
Baca Juga: Sisir Tempat Tongkrongan Remaja di Batam, Polisi Tindak 25 Unit Motor Gunakan Knalpot Brong
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dilakukan secara bertahap sesuai dengan program yang dipilih peserta. Informasi mengenai jadwal pasti akan disampaikan melalui grup WhatsApp masing-masing. Oleh karena itu, peserta diimbau untuk aktif memantau informasi yang dibagikan.
“Peserta yang sudah tergabung dalam grup WhatsApp harap bersabar dan selalu membaca informasi yang dibagikan di grup. Untuk tanggal pelaksanaan pelatihan, silakan cek di grup masing-masing,” tambahnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan dan kompetensi yang lebih baik bagi tenaga kerja di Batam, sehingga mereka lebih siap bersaing di dunia kerja dan industri yang semakin kompetitif.
Diketahui, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam membuka 56 program pelatihan kerja gratis bagi warga Batam bagi 7.435 pencari kerja di tahun 2025. Program tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih siap bersaing di dunia industri serta meningkatkan kesempatan kerja bagi pencari kerja di Batam.
“Kami membuka kesempatan bagi warga Batam yang belum bekerja untuk mengikuti pelatihan ini secara gratis. Program ini mencakup berbagai bidang keterampilan yang dibutuhkan industri dan UMKM, sehingga diharapkan bisa meningkatkan peluang kerja bagi peserta setelah menyelesaikan pelatihan,” ujar Rudi.
Menurutnya, sebanyak 56 jenis pelatihan yang dibuka pada tahun ini mencakup berbagai sektor, seperti industri, jasa, dan keterampilan usaha mandiri. Beberapa pelatihan yang tersedia di antaranya pelatihan welding inspector basic, las 3G SMAW, las 4G, 5G, 6G, operator forklift, operator K3, K3 Madya, dan operator K3 Migas. Pelatihan HRD pariwisata, bahasa Inggris, serta animator muda, pelatihan menjahit dan tata boga serta banyak lainnya.
“Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi warga Batam yang belum bekerja, baik laki-laki maupun perempuan, dengan usia 17-45 tahun, ” tambahnya.
Baca Juga: Warga Keluhkan Padatnya Arus Lalu Lintas di Batu Merah, Minta Polisi Urai Kemacetan
Rudi menegaskan bahwa seluruh pelatihan ini bersifat gratis, karena dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam. Oleh karena itu, ia mengajak warga Batam yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini.
“Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar lebih siap menghadapi dunia kerja. Kami harap masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik,” tambahnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



