
batampos – Proyek pelebaran jalan menuju Kantor Kecamatan Sagulung dan kawasan pemukiman Puteri Hijau menunjukkan progres signifikan dan kini memasuki tahap akhir. Pekerjaan fisik sebagian besar telah selesai, dengan jalur baru yang sudah disemenisasi dan terlihat lebih lapang dibanding sebelumnya.
Pantauan di lapangan Minggu (6/7), pelebaran jalan yang dilakukan di sisi kiri dari arah Simpang Puteri Hijau tampak lebih tinggi dibanding badan jalan lama. Hal ini merupakan bagian dari penyesuaian kontur dan elevasi demi memastikan kelancaran aliran air saat hujan serta kenyamanan berkendara.
Meski sebagian besar pekerjaan utama telah rampung, alat berat dan para pekerja masih terlihat berjibaku menyelesaikan sisa pengerjaan, termasuk perataan jalan dan finishing sambungan ke jalan eksisting. Jalan yang telah diperluas itu kini sudah terhubung dengan proyek pelebaran sebelumnya di kawasan Simpang Empat Puteri Hijau.
Dengan lebar jalan yang bertambah, kawasan ini kini memiliki potensi untuk menjadi jalan dua jalur yang lebih tertib dan mampu menampung arus lalu lintas yang padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Hendra, warga Perumahan Puteri Hijau, menyampaikan apresiasinya terhadap progres proyek tersebut. Menurutnya, jalan baru ini sangat dibutuhkan warga karena sebelumnya kerap terjadi kemacetan, terutama saat hujan turun dan terjadi genangan.
“Saya apresiasi sekali. Sekarang jalan sudah jauh lebih lebar. Kami berharap segera dirampungkan dan dilengkapi fasilitas seperti lampu PJU, marka jalan, dan drainase yang baik,” ujar Hendra saat ditemui di lokasi.
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air sebelumnya memang menyebutkan bahwa proyek ini tak hanya fokus pada pelebaran jalan, tapi juga perbaikan drainase untuk mencegah banjir yang kerap terjadi di kawasan Sagulung.
Camat Sagulung M Hafiz Rozie sebelumnya mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari usulan masyarakat yang direalisasikan tahun ini. Ia mengimbau warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.
Warga berharap setelah proyek selesai, pemerintah juga memasang rambu-rambu lalu lintas dan melengkapi fasilitas jalan lainnya agar jalur ini benar-benar nyaman dan aman dilalui. “Jangan hanya dilebarkan, tapi juga dijaga dan dilengkapi supaya manfaatnya maksimal,” tambah Hendra.
Dengan hampir rampungnya proyek ini, kawasan Puteri Hijau dan sekitarnya kini memiliki akses jalan yang lebih representatif, mendukung aktivitas warga serta mobilitas menuju kantor kecamatan dan area pemukiman padat penduduk di sekitarnya. (*)
Reporter: Eusebius Sara



