
batampos – Lahan Pemakaman Umat Kristen di Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang resmi pindah ke lokasi lahan pemakaman baru sebelah pemakaman Tionghoa. Lahan baru dengan luas sekitar dua hektare ini sudah terisi empat makam pada, Kamis (21/3) siang.
Pantauan di lapangan lahan pemakaman baru ini belum ada penataan yang berarti. Lahan yang dipakai untuk pemakaman masih berupa tanah perbukitan dan hutan. Belum ada pematangan lahan dengan alat berat.
Akses jalan masuk juga belum ada pengaspalan atau semenisasi. Jalan masuk baru sebatas perataan saja dan sulit diakses oleh kendaraan roda empat. Jaraknya memang tidak jauh dari pinggir jalan Ahmad Dahlan namun karena ada pendakian sehingga akses jalan jadi terjal dan sulit dilalui.
Thomas, pengelolah pemakaman umat Kristen dari Yayasan Sinar Dian menuturkan, untuk akses jalan masuk pihaknya akan melakukan perbaikan secara mandiri kedepannya. Namun untuk pematangan lahan masih berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam (Dinas Perakimtan).
“Nanti secara bertahap kita siapkan. Yang penting lahan ini sudah bisa digunakan dan yang lahan lama di sana sudah penuh semua,” ujar Thomas.
Untuk diketahui, TPU Seitemiang yang sudah puluhan tahun ada sudah lama kehabisan lahan pemakaman. Pembukaan lahan tambahan di sekitarnya telah dilakukan dan sudah penuh semuanya. Pemakaman ini butuh lahan tambahan dan perlahan mulai dipenuhi Pemko Batam.
Pemakaman untuk umat Muslim sudah ada lahan pengganti yakni lahan pemakaman yang digunakan untuk korban pandemi COVID-19 sebelumnya. Dan untuk umat Kristen juga sudah ada lahan pengganti dan tinggal pematangan saja. (*)
Reporter: Eusebius Sara



