Selasa, 27 Januari 2026

Pemakaman Kampung Bagan Gelap Gulita, Warga Resah Lewat Malam Hari

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kabel PJU di kawasan pemakaman Kampung Bagan.

batampos – Warga dan pengguna jalan  Kampung Bagan, Kecamatan Seibeduk, mengeluhkan kondisi gelap gulita di sekitar lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU). Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi membuat wilayah itu terasa menyeramkan di malam hari, terutama bagi warga yang beraktivitas malam.

Kondisi gelap sudah dirasakan sejak memasuki simpang menuju Kampung Bagan. Meski tidak semua lampu padam, jumlah PJU yang mati lebih banyak sehingga menyebabkan jalur tersebut banyak yang gelap. “Jalan masuk ke kampung ini saja sudah gelap, apalagi di sekitar TPU. Setiap malam selalu merinding kalau harus lewat,” ujar Indri, warga Kampung Bagan.

Parahnya lagi, kondisi jalan yang rusak makin menyulitkan warga, khususnya pekerja yang berangkat atau pulang malam hari. Jalan yang berlubang dan minim pencahayaan kerap membahayakan pengendara motor. “Jalannya rusak, gelap pula. Kadang kita terpaksa senteran pakai HP agar bisa lihat jalan,” tambah Jhoni, warga lainnya.

Warga menduga padamnya PJU ini akibat aksi pencurian kabel pada tiang-tiang lampu. “Sepertinya dicuri kabel tiang lampu jalan itu. Karena penutup kabel pada tiang sudah terbuka dan rusak semua,” kata Indri. Temuan kabel yang raib dan kondisi tiang yang rusak terlihat di beberapa titik jalan utama hingga dekat TPU.

Kondisi ini membuat kawasan TPU semakin mencekam di malam hari. Warga yang harus melintasi area itu merasa tidak aman dan berharap pemerintah segera turun tangan. “Lewat TPU malam-malam itu sekarang jadi sangat menakutkan. Harus buru-buru, takut ada kejadian,” ujar Jhoni.

Kepala Seksi Penanganan PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Gatot Marwanto, sebelumnya membenarkan bahwa kasus pencurian kabel PJU marak terjadi di Kecamatan Seibeduk. “Kami terus mencatat laporan dari masyarakat dan memang banyak tiang PJU yang kabelnya dicuri. Ini sangat kami sayangkan,” ujar Gatot.

Gatot berharap masyarakat ikut aktif dalam menjaga fasilitas umum dan segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. “Kami butuh peran serta warga agar fasilitas penerangan bisa tetap berfungsi. Jika masyarakat diam, akan sulit bagi kami melakukan pemeliharaan,” jelasnya.

Warga pun berharap pemerintah segera memperbaiki penerangan di jalur TPU Kampung Bagan dan sekitarnya. Selain untuk kenyamanan, perbaikan ini juga sangat penting bagi keamanan pengguna jalan di malam hari. (*)

Reporter: Eusebius Sara 

Update