Senin, 12 Januari 2026

Pemancing yang Hilang Ditemukan sudah Jadi Mayat dan Mengapung di Perairan Perbatasan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas saat menhgevakuasi mayat korban. f.ist

batampos – Setelah lebih dari sepekan dinyatakan hilang, seorang pemancing akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah pria tersebut ditemukan mengapung di perairan perbatasan Indonesia dan Singapura pada Kamis (17/4), sekitar pukul 11.35 WIB.

Penemuan mayat itu pertama kali dilaporkan oleh Bapak Yusuf dari VTS Batam dan juga melalui email dari Port Operations Control Centre (POCC) Maritime and Port Authority (MPA) of Singapore ke Command Center Kantor SAR Tanjungpinang.

Dalam laporan disebutkan, jenazah ditemukan di koordinat 1° 12.062′ N, 103° 52.910′ E, dengan ciri-ciri memakai celana pendek hitam tanpa baju.

BACA JUGA: Pencarian Pemancing Hilang di Perairan Belakang Padang Dihentikan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, membenarkan adanya operasi SAR untuk mengevakuasi jenazah tersebut. Usai menerima laporan, pihaknya langsung mengerahkan personel dari Pos SAR Batam menuju lokasi.

“Evakuasi berlangsung lancar. Jenazah berhasil dibawa ke darat dalam kondisi aman, dan langsung kami serahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut,” kata Fazzli.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk pemeriksaan lanjutan guna memastikan identitas korban. Dugaan sementara, korban merupakan seorang pemancing yang dilaporkan hilang beberapa waktu lalu.

Fazzli menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR ini, termasuk VTS Batam, MPA Singapura, serta seluruh personel Tim SAR Gabungan yang bertindak cepat dan sigap.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat, terutama para pelaut dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan dan segera melapor jika menemui kondisi membahayakan manusia di perairan,” katanya. (*)

Update