
batampos – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Batam oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Kawasan Kabil, Nongsa, Kota Batam masih dalam proses.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, pembangunan tahap pertama sudah selesai dikerjakan. Untuk saat ini pembangunan tahap kedua yang diperuntukkan untuk gedung pelatihan.
“Pembangunan tahap I untuk kantor sudah selesai dan saat ini sudah masuk tahap II,” kata Rudi, Senin (28/8).
Baca Juga: Polisi Dalami Keterlibatan Agen PMI Non Prosedural di Singapura
Nantinya, gedung BLK ini diharapkan dapat menjadi jawaban bagi para pencari kerja ataupun para pekerja untuk meningkatkan atau belajar suatu bidang keahlian sesuai kebutuhan dunia industri.
“Direncanakan akhir tahun ini selesai sehingga bisa digunakan di awal tahun 2024,” tuturnya.
Diketahui, Gedung BLK tersebut dibangun di atas lahan seluas 4,2 hektare, yang menghabiskan anggaran mencapai Rp 30 miliar. Dengan pembangunan dimulai pada Juli 2021 lalu, dan ditargetkan bisa selesai 2022 akhir. Namun ternyata proses pembangunan gedung tersebut tertunda hampir selama dua tahun.
“Yang bangun kementerian, mudah-mudahan akhir tahun ini selesai sesuai rencana,” ungkap Rudi.
Baca Juga: Info Air Hari Ini: Kawasan Bengkong dan Sekitarnya Terdampak Pipa Bocor
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan BLK Kota Batam tersebut akan difokuskan untuk program pelatihan kerja yang dikhususkan kepada jenis-jenis kejuruan yang dibutuhkan industri di sekitar kawasan Batam.
“Ketersediaan pelatihan kerja merujuk pada pertumbuhan dan perkembangan industri di sekitar Batam serta disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerjanya,” ujar Ida Fauziyah dalam keterangan resminya.
Ida menjelaskan beberapa kejuruan yang akan direkomendasikan untuk kegiatan BLK yang akan dibangun di lahan seluas 4,2 hektar tersebut, di antaranya mulai dari las, teknik manufaktur, teknik listrik, logistik, teknologi informasi komunikasi, otomotif, serta pariwisata dan garment apparel.
“Harapannya dengan hadirnya BLK ini dapat memberi kontribusi terhadap penyediaan tenaga kerja terampil melalui pelaksanaan program pelatihan yang merujuk pada kebutuhan di daerah Batam,” kata Ida. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



