
batampos – Rencana pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Perumahan Grand Jaelynne, Kelurahan Sagulung Kota, dipastikan segera terealisasi. Setelah sempat menimbulkan penolakan, warga kini telah menyatakan persetujuan.
Camat Sagulung, Muhammad Hafiz, mengatakan pihaknya bersama Polsek Sagulung dan tim terkait turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Hasilnya, warga menerima rencana pembangunan dan bahkan menandatangani surat persetujuan.
“Sudah tidak ada penolakan. Kami jelaskan fungsi serta manfaat Pustu bagi masyarakat, dan akhirnya warga mendukung penuh,” ujar Hafiz, Rabu (20/8).
Meski begitu, Hafiz menyebut masih ada masukan dari warga terkait posisi bangunan di lahan fasilitas umum tersebut. Warga mengusulkan agar lokasi bangunan disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan, meski tetap berada di lahan yang sama. “Kalau soal ukuran bangunan tidak bisa diubah karena harus sesuai standar Pustu,” jelasnya.
Hafiz menegaskan, pembangunan ini merupakan kebutuhan mendesak bagi warga Sagulung Kota yang selama ini belum memiliki fasilitas kesehatan dasar memadai. “Kalau ada yang menolak berarti menentang keputusan bersama sekaligus kebijakan pemerintah. Ini fasilitas kesehatan untuk masyarakat, jadi tidak boleh dihalang-halangi,” tegasnya.
Dengan adanya Pustu, masyarakat Sagulung Kota akan lebih mudah memperoleh layanan kesehatan dasar tanpa perlu menempuh jarak jauh. Pembangunan ini juga bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan kesehatan hingga ke tingkat kelurahan.
“Pembangunan harus tetap berjalan. Tidak ada alasan untuk menghentikannya. Ini demi kepentingan masyarakat luas, bukan hanya segelintir pihak,” pungkas Hafiz. (*)
Reporter: Eusebius Sara



