Selasa, 13 Januari 2026

Pemko Batam Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Dana Bergulir Bunga Rendah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Deretan UKM yang berjualan makanan dan minuman di kawasan Welcome To Batam, Batam Center, beberapa waktu lalu. Dinas KUKM bakal menyalurkan miliaran rupiah dana bergulir. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro dan koperasi. Melalui program dana bergulir berbunga rendah, enam pelaku usaha mikro telah menerima kucuran pinjaman sebesar Rp495 juta hingga akhir Maret 2025.

Program ini dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Dana Bergulir Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Kota Batam, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.

“Program ini bukan sekadar bantuan modal, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong UMKM naik kelas,” ujar Kepala UPTD Pengelolaan Dana Bergulir, Zulfahri, Senin (7/4).

Baca Juga: Parkir di Jembatan Barelang Ancam Keselamatan, Dishub Minta Warga Patuh Larangan

Meski sempat mengalami penyesuaian akibat perubahan regulasi, penyaluran dana akhirnya berjalan efektif mulai Februari 2025. Salah satu perubahan penting adalah pengalihan mekanisme jaminan dari Akta Kuasa Untuk Menjual (KUM) menjadi Akta Pembebanan Hak Tanggungan (APHT) elektronik.

“Hal ini bertujuan meningkatkan kepastian hukum bagi para penerima pinjaman, ” tambahnya.

Dana bergulir yang diberikan memiliki suku bunga flat hanya 4 persen per tahun, dengan tenor pinjaman maksimal lima tahun. Jumlah pinjaman yang dapat diajukan mencapai Rp150 juta, baik oleh pelaku usaha mikro maupun koperasi.

“Dengan bunga rendah dan pendampingan teknis, kami harap pelaku usaha bisa lebih berdaya dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” ucap Zulfahri.

Baca juga: Personel Gabungan Lakukan Pengamanan Arus Balik di Pelabuhan, Pemeriksaan Acak Diberlakukan

Pemko Batam menargetkan penyaluran dana bergulir hingga Rp11 miliar sepanjang 2025. Untuk menghindari kredit macet, UPTD akan memperkuat pelatihan, bimbingan teknis, dan pengawasan langsung terhadap pelaku usaha.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemko Batam dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan inklusif, di mana pelaku usaha lokal menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update