
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya meningkatkan infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan pengendara. Salah satu langkah yang diambil adalah pelebaran jalan di dua titik utama serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa kawasan strategis.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan proyek ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat. Selain itu, perbaikan infrastruktur ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar arus lalu lintas.
“Pelebaran jalan ini sangat penting mengingat kondisi jalan yang sudah tua dan sering diperbaiki dengan cara tambal sulam,” katanya, Selasa (18/3).
Salah satu titik yang menjadi prioritas adalah ruas jalan dari Simpang Bank Indonesia (BI) hingga lampu merah KDA atau Jalan Raja Isa. Menurutnya, jalan di kawasan tersebut telah berulang kali mengalami perbaikan sementara.
Oleh karena itu, tahun ini Pemko Batam berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh agar jalan lebih tahan lama dan aman bagi pengguna.
Selain itu, pelebaran jalan juga dilakukan di ruas Simpang BNI hingga Underpass Sungai Panas atau Jalan Raja H Fisabillah. Kawasan ini kerap dikeluhkan masyarakat karena sering mengalami kemacetan.
“Perbaikan ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan infrastruktur yang lebih baik bagi warga Batam,” ujar Amsakar.
Ia berharap proyek ini dapat segera rampung agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Selain pelebaran jalan, Pemko Batam juga mulai memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa titik, seperti Bundaran Bandara Hang Nadim dan Bundaran Punggur. Langkah ini diambil guna meningkatkan visibilitas pengendara pada malam hari dan memperkuat aspek keselamatan di jalan raya.
Di sisi lain, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Batam juga mempercepat proses lelang sejumlah proyek fisik yang direncanakan tahun 2025. Hal ini dilakukan agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
Kepala DBM-SDA Batam, Suhar, menyatakan bahwa saat ini sudah ada enam proyek yang dilelang lebih awal, bahkan beberapa di antaranya sudah dimulai sejak Desember tahun lalu.
“Sejumlah proyek strategis dilelang lebih awal guna mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan fisik,” kata dia.(*)
Reporter: Arjuna



