
batampos – Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menjangkau warga hingga ke wilayah terluar kembali dibuktikan melalui program bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Sebanyak 153 lansia dari enam pulau perbatasan di Kecamatan Belakangpadang menerima bantuan berbentuk uang tunai yang disalurkan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam.
Kepala Dinsos PM Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada warga lansia yang tinggal di enam kelurahan kepulauan, yakni Pulau Kasu, Sekanak Raya, Tanjung Sari, Terong, Pemping, dan Pecong.
“Total sebanyak 153 lansia dari enam pulau tercatat sebagai penerima bantuan, setelah sebelumnya sempat terdata 154 orang. Satu orang dari Pulau Kasu meninggal dunia sebelum menerima bantuan, sehingga total sekarang 153,” kata Leo, Senin (5/5).
Baca Juga: Perbaikan Jalan Rusak di Depan Komplek Cikitsu Segera Dimulai, Alat Berat Mulai Dikerahkan
Program bansos ini merupakan implementasi dari Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 41 Tahun 2025 tentang bantuan sosial bagi lansia. Bantuan diberikan kepada warga berusia di atas 60 tahun yang dinyatakan tidak mampu dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Adapun distribusi penerima bansos per kelurahan yaitu Pulau Kasu sebanyak 50 orang, Sekanak Raya 27 orang, Tanjung Sari 26 orang, Terong 20 orang, Pemping 18 orang, dan Pecong 12 orang.
“Dari kuota 2.000 yang dianggarkan tahun ini, sebanyak 1.930 rekening sudah dibuka dan diisi masing-masing sebesar Rp300 ribu. Penyaluran dilakukan secara bertahap dari April hingga Desember. Jadi setiap bulan para lansia akan menerima bantuan,” ujarnya.
Selain bantuan uang, Pemko Batam juga memberikan subsidi transportasi sebesar Rp52 ribu per orang. Subsidi ini ditujukan untuk lansia yang harus menyeberang ke lokasi pembagian bantuan menggunakan pompong (perahu tradisional). Biaya transportasi sebenarnya sebesar Rp55 ribu, namun ada potongan pajak sekitar 5 persen.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad turut hadir dalam kegiatan penyaluran bansos tersebut dan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada sejumlah lansia di Belakangpadang.
Baca Juga: Hujan, Depan Kantor Wali Kota Batam Tergenang, Pegawai Pemko Harus Nyeker
“Kami berharap kebijakan bansos ini dapat memberi makna bagi para lansia, dan menjadi salah satu terobosan selama kepemimpinan kami,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan bahwa pengentasan kesenjangan sosial menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Melalui program ini, Pemko Batam ingin memastikan bahwa warga lansia di wilayah kepulauan pun tidak tertinggal dan tetap mendapatkan perhatian serta perlindungan sosial. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



