
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar uji kesesuaian (proper test) dan job fit bagi para pejabat tinggi pratama, Senin (21/4). Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk menyesuaikan regulasi dan memastikan pejabat yang mengemban jabatan strategis memiliki kompetensi serta integritas yang sesuai.
Menurut dia, pelaksanaan job fit merupakan amanat dari Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Pemerintah, hingga Keputusan Kepala BKN. Semua regulasi tersebut menggarisbawahi pentingnya menempatkan individu berdasarkan kelayakan, kompetensi, dan pemahaman terhadap tugas yang akan diemban.
Katanya, sebagian besar pejabat di lingkup Pemko Batam telah cukup lama menjabat di posisi masing-masing. Banyak di antaranya telah menduduki jabatan yang sama selama dua hingga lima tahun, sehingga sudah saatnya dilakukan rotasi, mutasi, promosi, bahkan demosi jika diperlukan.
Baca Juga: Penguatan Diplomasi Daerah, Arahkan Kolaborasi Ekonomi dan Budaya
“Rata-rata pejabat kita, kecuali yang baru dilantik, sudah sangat mungkin mengalami kejenuhan di OPD tertentu,” kata Amsakar.
Penyegaran organisasi sangat diperlukan agar dinamika birokrasi tetap hidup dan optimal. Selain sebagai bentuk evaluasi, job fit juga ditujukan untuk memperluas pemahaman pejabat terhadap struktur besar organisasi Pemko Batam.
“Harus ada pengayaan informasi di posisi-posisi tertentu agar itu menjadi bekal mereka dalam meningkatkan kapasitas personal,” ujarnya.
Dia menyebut, sejak dilantik, dirinya baru efektif bekerja selama 25 hari dan ingin memastikan semua unsur bergerak seiring dalam mengejar visi dan misi pemerintah kota. Untuk itu, perlu dilakukan penilaian ulang terhadap standar kepatutan, kecakapan, kompetensi, dan integritas para ASN. Hasil dari job fot ini nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan mutasi jabatan.
“Kalau kita sudah tahu peta kompetensi ASN kita, InsyaAllah the right name on the right place. Kita akan tempatkan orang di posisi yang tepat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa pekerjaan tidak boleh diberikan kepada orang yang tidak memahami tugasnya karena akan berdampak buruk terhadap kinerja.
Baca Juga: Dianggap Bebani Orang Tua, Disdik Batam Tegas Larang Sekolah Pungut Biaya Wisuda
Selain job fit, Pemko Batam juga akan melakukan fit and proper test untuk pejabat yang berpotensi naik jabatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan struktur organisasi Pemko Batam dapat berjalan dengan baik dan seirama dengan pencapaian tujuan pemerintah.
Ia pun membuka kemungkinan adanya perubahan besar dalam struktur pemerintahan dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan, tiga sampai empat minggu ke depan sudah akan ada wajah-wajah baru di Pemko Batam, atau wajah lama yang bersemi kembali,” ujar Amsakar. (*)
Reporter: Arjuna



