Jumat, 23 Januari 2026

Pemko dan BP Batam Genjot Kinerja, Pejabat yang Tak Bisa Ikuti Ritme Akan Tersisih

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, saat diwawancarai usai serah terima jabatan, Senin (3/3). (F:Arjuna)

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam tengah melakukan restrukturisasi kabinet di berbagai lini. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan proses ini berjalan sesuai prosedur dan mendapat lampu hijau dari kementerian terkait.

Perubahan struktur ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, baik di Pemko Batam maupun BP Batam.

“Saya bersyukur karena pada saat paparan dari kementerian, untuk restrukturisasi kabinet pemerintahan ini juga tidak ada persoalan, hanya bikin surat ke menteri,” katanya, Senin (3/3).

Menurutnya, setelah persetujuan dari kementerian diperoleh, proses perombakan bisa berjalan dengan cepat. Meski demikian, ada sejumlah mekanisme yang harus dilalui, termasuk tahapan seleksi dan evaluasi kinerja bagi pejabat yang akan mengisi posisi baru.

Baca Juga: Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar-Li Claudia Soroti Masalah Reklame dan Sampah

“Kalau menteri oke, kita bisa lakukan (restrukturisasi) dalam waktu yang cepat. Cuma tata kelolanya harus ada tes dan mekanisme lain,” kata Amsakar.

Di BP Batam sendiri, restrukturisasi dimulai dari tingkat struktur organisasi. Ia memastikan bahwa setelah jabatan deputi terisi, akan segera menyusul pelantikan pejabat di tingkat direktur serta jajaran di bawahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan perubahan ini bertujuan untuk menciptakan kinerja pemerintahan yang lebih cepat dan efektif.

“Saya dan Pak Am (Amsakar) kerjanya mau cepat, tuntas, tentu OPD-nya harus bisa mengikuti ritme kerja kami. Kalau enggak bisa, ya enggak bisa,” kata dia.

Responsivitas dalam pemerintahan ia tekankan. Li Claudia mengaku selalu siap menerima keluhan masyarakat dan langsung berkoordinasi dengan OPD terkait untuk penyelesaiannya.

Baca Juga: Dampak Efisiensi, BP Batam Pangkas Anggaran 37 Persen

“Saya sehari tidur 4 jam, loh. Handphone 24 jam on. Kalau ada masalah, masyarakat WA saya, nanti saya akan koordinasi dengan OPD terkait,” ujarnya.

Terkait jumlah OPD yang akan mengalami perombakan, dirinya belum mau membeberkan secara rinci. Ia memilih merahasiakan jumlahnya dan menyebutkan bahwa hal itu akan menjadi kejutan tersendiri.

“Nanti saja, ya. Biar surprise,” katanya singkat. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Update