Jumat, 30 Januari 2026

Pemotor Terus Berjatuhan, Warga Desak Perbaiki Jalan Rusak di Seibeduk

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jalan rusak S Parman, Seibeduk. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Jalan berlubang di Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, kembali memakan korban. Kondisi jalan yang semakin rusak membuat pengendara motor rentan mengalami kecelakaan. Kejadian terakhir terjadi pada Senin (8/4), ketika sejumlah pengendara motor mengalami kecelakaan akibat lubang yang dalam di sekitar Terminal Mukakuning.

Jalan S Parman yang membentang dari kawasan industri Mukakuning hingga pemukiman warga di Tanjungpiayu dan Kampung Bagan, kini dalam kondisi rusak parah. Lubang-lubang besar tersebar hampir di sepanjang ruas jalan tersebut, membuat perjalanan warga menjadi sangat berbahaya, terutama saat malam hari.

“Kami sangat berharap pemerintah kota maupun provinsi segera turun tangan. Sudah terlalu banyak korban kecelakaan di jalan ini. Kami yang pulang kerja malam sering ketiban sial karena jalan berlubang,” ujar Surya, warga Seibeduk yang mengaku hampir setiap hari melewati jalur itu.

Baca Juga: Banyak Lubang Besar, Pengendara Keluhkan Jalan Cikitsu

Menurut pantauan warga, kerusakan paling parah berada di jalur menuju Kampung Bagan. Tidak hanya lubang besar, jalanan juga tidak memiliki pencahayaan yang memadai, memperburuk situasi di malam hari. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua kerap terjadi, bahkan hingga menelan korban jiwa.

Syamsuddin, warga lain yang juga pengguna jalan tersebut, menyuarakan keprihatinannya. Ia menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. “Ini jalan utama yang dilalui ribuan warga setiap hari. Pemerintah harus cepat tanggap, jangan tunggu makin banyak korban,” tegasnya.

Desakan masyarakat semakin menguat, terutama ditujukan kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Mereka diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan S Parman agar tidak lagi membahayakan keselamatan warga.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyatakan bahwa pihaknya telah mulai menindaklanjuti laporan tersebut. Menurutnya, saat ini tim teknis sudah melakukan opname atau pengukuran awal terhadap kondisi jalan.

“Hasil opname nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan, dalam hal ini Wali Kota Batam, untuk menentukan langkah perbaikan yang akan dilakukan,” kata Suhar saat dikonfirmasi pada Senin (8/4).

Ia menambahkan, rencana perbaikan menyeluruh sudah disiapkan, namun untuk saat ini masih menunggu proses pengumpulan data lapangan.

Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah tidak terlalu lama dalam mengambil keputusan. Mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi ribuan warga yang bekerja dan tinggal di kawasan Seibeduk dan sekitarnya, tindakan cepat dinilai sebagai kebutuhan mendesak.

Dengan meningkatnya tekanan dari masyarakat, diharapkan baik Pemerintah Kota Batam maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut demi keselamatan dan kenyamanan warganya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update