
batampos – Fase pemulangan jemaah haji Debarkasi Batam dinyatakan selesai. Hal ini ditutup dengan kepulangan dua kloter terakhir, Kamis (3/8). Dua kloter tersebut ialah 34 BTH asal Jambi dan Kalbar sebanyak 165 jemaah dan 32 BTH asal Riau dan Kepri sebanyak 370 jemaah.
Ketua PPIH Debarkasi Batam, Mahbub Daryanto menyatakan masih ada lima jemaah yang tinggal di Arab Saudi karena sakit. Kelimanya saat ini masih dirawat di rumah sakit Mekkah dan Madinah.
“Total jemaah kita yang telah kembali ke Tanah Air ialah 12.304 orang, yang wafat 49 orang dan yang masih dirawat di sana 5 orang,” jelas Mahbub saat seremoni penyambutan jemaah.
Baca Juga: Tarif Baru Roro Mulai Berlaku, ASDP Siap Benahi Pelayanan dan Kenyamanan Pengguna Jasa
Kelima jemaah yang masih dirawat tersebut adalah Jamaluddin Muhammad Amin, 91, kloter 21 asal Jambi, Basir Sabutil Sedatang, 64, kloter 21 asal Jambi, Sutarno Pawirahhardjono Abdulllah, 65, kloter 19 asal Jambi, Rahman bin Ahmad Sontel, 55, kloter 10 asal Riau dan Sogimin bin Bomin, 64, kloter 10 asal Riau.
“Keluarga nggak perlu khawatir. Jemaah yang masih tinggal di Arab Saudi ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Nanti akan diantar langsung sampai ke rumah. Kita doakan mereka cepat sembuh dan segera bertemu lagi dengan keluarga, aamiin,” sambungnya.
Selama penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M, tercatat ada 34 kloter yang berangkat dari Embarkasi Batam. Semuanya berasal dari empat provinsi yakni Kepri, Riau, Jambi dan Kalbar.
Baca Juga: Tinjau Landing Point Jembatan Babin, Pemprov Pastikan Pembangunan Tak Rusak Ekosistem
Mahbub menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dan kepada petugas yang telah berjasa melayani jemaah dengan sepenuh hati.
“Saya atas nama PPIH, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, Polda, tim kesehatan, bandara serta semua pihak yang terkait dan seluruh petugas di Arab Saudi dan debarkasi, yang membantu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji debarkasi Batam tahun ini,” ungkap Kepala Kanwil Kemenag Kepri tersebut.
Dihadapan jemaah haji, Mahbub meminta maaf bila pelayanan yang diberikan belum maksimal. Dia juga meminta saran dari jemaah haji terhadap pelayanan yang diberikan debarkasi Batam tahun ini. Hal tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan bagi penyelenggaraan ibadah haji di tahun mendatang. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



