Minggu, 1 Februari 2026

Pencari Kerja di Batam Capai 5.585 Orang hingga 21 Maret, Didominasi Lulusan SMA

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. F.Dalil Harahap

batampos – Awal tahun 2025, ribuan pencari kerja di Batam memadati setiap kantor kecamatan dan Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk mengurus kartu kuning atau Kartu AK1. Tercatat, Hingga 21 Maret 2025, tercatat sebanyak 5.585 orang telah mengurus dokumen ini.

Lonjakan pemohon yang didominasi oleh lulusan SMA dan perguruan tinggi ini mengindikasikan besarnya angka pencari kerja di Batam,

Dari pantauan di lokasi, Senin (17/3), beberapa pencari kerja terlihat sibuk mengisi formulir, sementara lainnya berdiskusi dengan petugas terkait persyaratan yang diperlukan. Kondisi ini hampir selalu terjadi setiap awal pekan, terutama pada hari Senin.

Baca Juga: 759 Pekerja Asing di Batam, Didominasi Tenaga Kerja Cina

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, membenarkan bahwa tren ini berulang setiap awal tahun. Banyak pencari kerja baru yang datang, baik lulusan baru maupun mereka yang ingin berpindah pekerjaan. “Hari Senin biasanya lebih ramai karena banyak yang baru melengkapi dokumen mereka,” katanya.

Menurut data Disnaker, sepanjang Januari hingga Maret 2025, jumlah pencari kerja yang mengurus kartu kuning terus meningkat. Pada Januari tercatat 1.787 pemohon, Februari melonjak menjadi 2.774, dan per 21 Maret telah mencapai 1.024 pemohon.

Salah satu pencari kerja, Yogi, mengaku datang sejak pagi agar tidak terlalu lama mengantre. “Saya sedang mencari pekerjaan di perusahaan elektronik. Kartu kuning ini wajib, jadi saya urus lebih dulu biar bisa langsung apply kerja,” katanya. (*)

Update