Jumat, 16 Januari 2026

Pencari Kerja Masih Rendah Pascalebaran, Disnaker Tunggu Tren Pekan Depan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti.

batampos – Meski momen Lebaran kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mencoba peruntungan di kota industri seperti Batam, lonjakan jumlah pencari kerja dari luar daerah belum terlihat signifikan hingga pertengahan April ini.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencatat, sepanjang 9 hingga 14 April 2025, hanya 61 orang ber-KTP luar Batam yang mengurus kartu pencari kerja (AK1) di kantor Disnaker. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan awal tahun. Pada Januari tercatat 275 orang, Februari 209 orang, dan Maret 120 orang.

“Sampai 14 April baru tercatat 61 orang yang mengurus AK1 dengan KTP luar Batam. Angka ini masih rendah, jadi belum bisa disimpulkan terjadi lonjakan pasca-Lebaran,” ujar Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, Rabu (16/4).

Baca Juga: Pengurusan Kartu Kuning di Kantor Disnaker Batam Masih Sepi, Rudi Imbau Pencaker Segera Mengurus

Ia menyebutkan, pencari kerja dengan KTP Batam umumnya mengurus AK1 di kantor kecamatan sesuai domisili, sementara mereka yang ber-KTP luar Batam dilayani langsung di kantor Disnaker.

Rudi menduga, sebagian besar pencari kerja dari luar daerah sudah membawa AK1 dari kampung halaman masing-masing sebelum merantau ke Batam. Namun, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan lebih ketat ke depan, terutama untuk pencari kerja non-KTP Batam.

“Ke depan, pelayanan bagi pencari kerja non-KTP Batam akan kami perketat. Saat ini kami menunggu terbitnya Perwako dari Provinsi Kepri yang akan mengatur lebih rinci pembatasan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Disnaker Batam Catat 20.457 Pencaker Sepanjang 2024, 5.695 Pencaker Belum Bekerja

Ia menambahkan, sesuai rencana, pelayanan AK1 hanya akan diberikan kepada warga luar Batam yang telah berdomisili di kota ini minimal satu tahun, dibuktikan dengan surat keterangan dari RT/RW setempat.

Meski demikian, secara keseluruhan jumlah pencari kerja di Batam memang meningkat. Pada Triwulan I 2025, tercatat 6.101 orang mendaftar sebagai pencari kerja, naik 8,02 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pencari kerja laki-laki mendominasi dengan 3.173 orang, sementara perempuan sebanyak 2.928 orang.

Kecamatan Sagulung menjadi wilayah dengan jumlah pencari kerja terbanyak, yakni 1.467 orang. Sementara 603 di antaranya berasal dari luar Batam.

Rudi memastikan, ketersediaan lapangan kerja di Batam tetap terbuka. Sejak awal April, 26 lowongan kerja telah diinformasikan ke Disnaker, baik untuk posisi operator maupun jabatan manajerial, teknis, akuntansi, dan administrasi.

“Perusahaan besar di Muka Kuning juga sedang mempersiapkan rekrutmen besar-besaran sekitar Juni nanti, dengan estimasi kebutuhan sekitar 1.700 tenaga kerja,” tutup Rudi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update