Senin, 2 Februari 2026

Pencarian Hari Kedua Pengunjung Pantai Melayu Masih Nihil

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pencarian terhadap Martin Taufik, seorang karyawan PT. Infineon yang dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di Pantai Melayu, Pulau Rempang, Kota Batam, terus berlangsung hingga Rabu (27/11).

batampos – Upaya pencarian terhadap Martin Taufik, seorang karyawan PT. Infineon yang dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di Pantai Melayu, Pulau Rempang, Kota Batam, terus berlangsung hingga Rabu (27/11). Namun, memasuki hari kedua, pencarian masih belum membuahkan hasil.

“Masih nihil. Tim gabungan masih di lokasi melakukan pencarian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli.
Insiden terjadi pada Senin (25/11) sekitar pukul 16.00 WIB, saat cuaca buruk melanda kawasan pantai. Korban sebelumnya sudah diperingatkan oleh pengelola pantai untuk tidak berenang karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. Namun, beberapa saat kemudian, pelampung milik korban ditemukan di tepi pantai, sementara dirinya tidak terlihat. Kendaraan dan barang pribadinya masih tertinggal di lokasi.
Menurut Fazzli, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 17.50 WIB dan langsung menurunkan delapan personel dari Pos SAR Batam untuk melakukan koordinasi dan pencarian di lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan menyisir area laut pada koordinat lintang 0°51’15.58″ ULS dan bujur 104°8’40.78″ TBT.
Namun, kondisi cuaca buruk menjadi kendala utama. Hujan deras dan angin kencang mengurangi visibilitas, sehingga menyulitkan proses pencarian. “Kondisi cuaca saat ini sangat menghambat. Angin dan gelombang cukup tinggi, sehingga pencarian membutuhkan kewaspadaan ekstra,” jelas Fazzli.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Galang, Polairud Polresta Barelang, Polairud Polda Kepri, dan pengelola Pantai Melayu, dibantu masyarakat setempat, terus melakukan pencarian. Alat utama yang digunakan dalam operasi SAR meliputi satu unit Rescue Car D-Max, satu set peralatan komunikasi, dan perlengkapan medis pendukung lainnya.
Rencana Operasi SAR Hari Kedua Operasi pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB, dengan pembagian dua Satuan Respon Unit (SRU). SRU 1 mulai melakukan pencarian pukul 08.00–13.00 WIB sedangkan  SRU 2 melanjutkan pencarian pukul 13.00–19.00 WIB.
“Kondisi cuaca saat ini hujan dengan gelombang laut 0,5 meter hingga 1,25 meter, ” tuturnya.
Fazzli mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi arahan dan peringatan saat berada di kawasan wisata, terutama pantai yang rawan kecelakaan, khususnya saat cuaca buruk.
Pencarian akan terus dilanjutkan hingga ada tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR berharap cuaca segera membaik agar proses pencarian dapat berjalan lebih optimal. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Update