Jumat, 16 Januari 2026

Pencurian Kabel PJU di Batam Terus Berlanjut

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Tidak kunjung berhenti, aksi pencurian kabel penerangan lampu jalan (PJU) terus terjadi. Bahkan selama dua hari berturut-turut, aksi pencurian terjadi di beberapa titik ruas jalan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan sampai saat ini kejadian pencurian terhadap fasilitas publik ini masih belum bisa dicegah.

Pengrusakan terhadap kabel PJU ini menyebabkan penerangan jalan padam. Sehingga menyulitkan pengendara yang melintas. Maraknya aksi pencurian ini diketahui dari pengawasan rutin yang dilakukan petugas setiap hari.

“Petugas kami keliling untuk mengecek fungsional PJU, namun setiap melakukan pengecekan ke lapangan selalu ditemukan kabel PJU yang dipotong oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Beberapa PJU yang menjadi korban pencurian terbaru yaitu kabel yang berada di Simpang Raya dari arah Bundaran Punggur sampai ke simpang KDA mati total.

“Ini kejadian Selasa (16/8) malam. Kabel dicuri sehingga menyebabkan 33 tiang PJU mati total,” sebutnya.

Selanjutnya, kemarin aksi pencurian kembali terjadi dari Simpang Kabil menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Ia menjelaskan saat ini petugas sudah bekerja untuk memperbaiki kerusakan PJU.

Pihaknya mengakui hanya bisa memperbaiki kerusakan yang terjadi secepat mungkin. Hal ini karena menyangkut kebutuhan orang banyak. Menurutnya, keselamatan pengendara juga bergantung pada fungsi PJU. Untuk itu, ia berharap kejadian ini tidak terjadi kembali.

“Kami intinya tetap perbaiki. Kami ingin menginformasikan kepada masyarakat kalau ada PJU yang padam itu bukan karena pelayanan kami yang tidak maksimal. Hanya saja ada tindakan kejahatan dari oknum yang tidak bertanggungjawab,” bebernya.

Yumasnur menambahkan perbaikan PJU yang dirusak tersebut segera diperbaiki, namun jika kerusakan cukup berat, maka perbaikan akan dilanjutkan di hari berikutnya.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terkait penerangan jalan. Semoga tidak terjadi kembali. Karena ini meresahkan pengguna jalan,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Update