Rabu, 14 Januari 2026

Pendaftaran SPMB Jalur Afirmasi Dibuka hingga 10 Juni

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Hari pertama pendaftaran jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Kota Batam. F.Rengga Yuliandra

batampos – Pelaksanaan pendaftaran jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Batam tahun ajaran 2025/2026 memasuki hari ketiga pada Rabu (4/6). Proses pendaftaran jalur afirmasi akan berlangsung hingga 10 Juni 2025.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan hingga hari kedua, Selasa (3/6), dari total 1.151 akun yang sudah terdaftar dalam sistem, sebanyak 1.037 akun telah melakukan login, dan 114 akun di antaranya telah menyelesaikan proses pendaftaran dan memilih sekolah.

“114 akun ini sudah menyelesaikan berkas dan sudah memilih sekolah tujuan,” ujarnya, Selasa (3/6).

Baca Juga: Jalan Berlubang di Bawah JPO SP Plaza Picu Kemacetan Parah, Warga Minta Proyek Digesa

Untuk jalur afirmasi tingkat SD, Disdik Batam menyediakan kuota sebesar 15 persen dari total daya tampung yang tersedia di seluruh sekolah negeri, atau sekitar 2.496 siswa. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada Rabu, 11 Juni 2025.

Setelah jalur afirmasi selesai, pendaftaran akan dilanjutkan dengan jalur domisili dan mutasi yang dibuka mulai 11 hingga 15 Juni 2025. Hasil seleksi jalur ini akan diumumkan pada 17 Juni 2025, dan peserta yang lolos diminta untuk melakukan daftar ulang pada 17 hingga 19 Juni 2025.

Sementara itu, pantauan Batam Pos di SDN 009 Batuaji menunjukkan suasana yang relatif sepi. Hingga siang hari di hari kedua pendaftaran jalur afirmasi ini, belum terlihat orang tua calon murid yang datang ke sekolah tersebut.

“Sejauh hari ini belum ada yang datang,” ujar salah seorang guru di sekolah yang berada di kawasan Tanjung Uncang tersebut.

Sebagai informasi, jalur afirmasi dalam SPMB ditujukan untuk calon peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu dan terdaftar dalam program bantuan pemerintah, seperti PKH dan DTKS. Jalur ini menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah daerah untuk memberikan akses pendidikan yang merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Update