Selasa, 17 Februari 2026

Pengabdian Masyarakat IKMB Berdayakan Kemandirian Pangan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Dosen IKMB foto bersama anak yatim Panti Asuhan (PA) Mahabbatul Haq, Tanjung Uma, Sabtu (2/9/2023). F IKMB

Kolam Gizi Akuaponik Meriahkan PA Mahabbatul Haq Tanjung Uma

batampos – Dosen-dosen Institut Kesehatan Mitra Bunda (IKMB) Batam terdiri dari Hesti Marliza M.Si, Ns. Nahrul Hayat M.Kep, Ns Didi Yunaspi M.Kep dan Haqqelni Nur Rosyidah S.Gz, M.Kes melaksanakan Kegiatan pengabdian masyarakat. Mereka menyemarakkan Panti Asuhan (PA) Mahabbatul Haq dengan inisiatif unik yang bertajuk “Kolam Gizi Akuaponik untuk Kemandirian Pangan, Sabtu (2/9/2023).

BACA JUGA: Ns Didi Yunaspi MKep, Wakil Rektor IKMB Batam


Proyek yang didanai Kemendikbud-Ristek ini bertujuan memberdayakan panti asuhan, terutama para pengurus dan anak-anak usia remaja, dalam memanfaatkan lahan terbengkalai menjadi sumber kebutuhan pangan yang mandiri. Serta meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pelatihan dan pendampingan budidaya sayur dan ikan melalui teknologi akuaponik.

BACA JUGA: H Henry Minit, Pembina Yayasan Harapan Bunda Batam  

Mahabbatul Haq memiliki lahan terbengkalai yang dapat dimanfaatkan secara produktif. Dosen IKMB melihat potensi ini sebagai peluang untuk mengajarkan anak-anak usia remaja di PA tentang pertanian berkelanjutan dan konsep gizi seimbang. Kolam gizi akuaponik menjadi solusi kreatif yang dipilih, menggabungkan budidaya ikan dan pertumbuhan tanaman dalam satu lingkungan yang harmonis.

Kegiatan ini bertujuan memberdayakan Mahabbatul Haq, khususnya pengurus dan anak-anak usia remaja, dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola kolam gizi akuaponik. Hal ini membantu mereka menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Dosen-dosen memberikan pendampingan yang intensif kepada panti asuhan dalam proses budidaya sayur dan ikan melalui teknologi akuaponik. Ini tidak hanya memberikan sumber makanan yang sehat, tetapi juga mengajarkan tentang tanggung jawab, keberlanjutan, dan pentingnya menjaga lingkungan.

Selain kemandirian pangan, proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi panti asuhan. Dengan memanfaatkan hasil panen sayur dan ikan, mereka memiliki peluang untuk menghasilkan pendapatan melalui penjualan hasil panen.

Dosen-dosen yang terlibat dalam proyek ini tidak hanya memberikan panduan teknis dalam membangun dan mengelola kolam gizi akuaponik, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan asupan makanan yang baik. Hal ini membantu anak-anak usia remaja memahami pentingnya makanan bergizi untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Melalui kegiatan ini, anak-anak usia remaja di Mahabbatul Haq tidak hanya mendapatkan manfaat gizi yang lebih baik, tetapi juga mengembangkan keterampilan bertanggung jawab, kerjasama, dan pengetahuan tentang pertanian berkelanjutan. Selain itu, PA juga merasakan dampak positif dalam hal kemandirian ekonomi, dengan potensi pendapatan dari hasil panen dan penjualan.

Kegiatan Kolam Gizi Akuaponik untuk kemandirian pangan ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara dosen, PA dan dukungan pemerintah dapat menciptakan perubahan signifikan dalam hal kemandirian pangan dan ekonomi. Harapannya, keberhasilan kegiatan ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan inisiatif serupa dalam rangka menciptakan masyarakat lebih mandiri dan berkelanjutan. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung

SALAM RAMADAN