Kamis, 15 Januari 2026

Pengakuan Ahmad Yuda Berubah, Sebut Nekad Bunuh Isterinya Karena Permintaan Dana Mencaleg Tak Dikasih

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Polresta Barelang dan Polsek Batuaji menangkap pelaku pembunuh istrinya sendiri. Pelaku saat di polsek, Minggu (12/11). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Ahmad Yuda Siregar telah ditahan dan ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan terhadap Te, mantan direktur RSUD Padang Sidempuan di Kapolsek Batuaji, Kota Batam. Polisi terus menggali informasi terkait motif pembunuhan tersebut.

Polisi belum bisa simpulkan secara pasti sebab keterangan pelaku berubah-ubah. Awalnya Yuda mengaku kalap karena sang isteri atau korban memiliki hubungan dengan pria lain. Namun belakangan keterangannya ini berubah ketika keluarga dan anak-anak korban menyambangi polsek Batuaji.

Yuda mengaku nekad menghabisi korban karena permintaan uang atau dana untuk maju sebagai calon legislatif di Padang Sidempuan ditolak korban.

BACA JUGA: Yuda Membunuh secara Brutal

“Masih berubah-ubah keterangannya. Terakhir kayaknya karena mau caleg minta dana tapi tidak penuhi korban, ” kata sumber penyidik di Batuaji.

Keluarga korban yang dijumpai di Polsek Batuaji juga mengakui keterangan pelaku belum bisa dipegang. Pelaku masih berubah-ubah dengan keterangan yang diberikan terkait motif pembunuhan tersebut.

“Biar aja nanti polisi yang ungkap. Kita dukung polisi mengusut tuntas motif dan kasus kematian ibu (korban), ” ujar salah satu keluarga korban di Mapolsek Batuaji.

Informasi lain yang didapat dari berbagai sumber di lapangan, pembunuhan terhadap dosen di salah satu universitas di Padang Sidempuan ini kuat ke masalah harta. Pelaku bahkan disebut sudah menikah lagi selain dengan korban. Informasi ini masih terus didalami penyidik.

“Pemain kawan ini (pelaku). Ngakunya kontraktor dan developer ke orang-orang. Dia sudah gonta ganti isteri, ” ujar Sumber dari kerabat keluarga korban. (*)

reporter: eusebius sara

Update