Rabu, 14 Januari 2026

Pengendara Sepeda Motor Terjun dari Jembatan IV Barelang, Masih dalam Pencarian

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

Upaya pencarian terhadap korban yang hilang. (Foto Ipda Asmir untuk Batam Pos)

batampos – Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio J dilaporkan terjun dari Jembatan IV Barelang pada Minggu (23/2) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Hingga saat ini, pria yang belum diketahui identitasnya tersebut masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Kapolsek Galang, Iptu Alex, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya menemukan pria tersebut. “Saat ini kami sedang melakukan pencarian bersama tim gabungan untuk menemukan korban,” ujarnya.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Galang, Ipda Asmir, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang menyaksikan pria tersebut terjun dari atas jembatan. Warga yang berada di sekitar lokasi segera melapor ke pihak berwenang setelah melihat kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, ditemukan sebuah sepeda motor Yamaha Mio J yang diduga milik pria tersebut. Namun, tidak ditemukan kartu identitas atau barang pribadi lainnya yang dapat mengungkap identitasnya.

“Iya, tadi sekitar pukul 02.00 WIB kejadiannya. Hingga saat ini korban belum ditemukan. Kami sedang melacak identitasnya melalui kendaraan yang ditinggalkan di atas jembatan,” kata Ipda Asmir.

Pencarian dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari kepolisian, Basarnas, dan relawan setempat. Tim menyisir area sekitar jembatan dan perairan di bawahnya guna menemukan keberadaan korban.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait korban agar segera melapor guna membantu proses identifikasi.

Kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar yang berharap korban segera ditemukan. Pihak berwenang akan terus melakukan upaya maksimal untuk mengungkap identitas dan menemukan pria tersebut secepat mungkin.

Aksi bunuh diri dengan cara meloncat sari atas jembatan seperti ini cukup marak terjadi sepanjang tahun 2024 lalu. Kebanyakan korban ditemukan meninggal dunia. Persoalan ekonomi, asmar jadi faktor memicu terjadinya aksi bunuh diri.
Pihak kepolisian setempat telah berupaya keras untuk memperingati masyarakat atas kasus bunuh diri ini. Ini bukan solusi terbaik. Hargai hidup. Apapun persoalan tentu ada solusnya. Jangan sia-siaman hidup karena persoalan. Semua orang punya persoalan berusahalah mencari solusi tepat. Imbah kapolsek Galang Itu Alex.

Demikian juga kapolsek sagulung iptu Rohandi Tambunan agar jangan ada yang loncat atau bunuh diri lagi. Kalau ada persoalan carilah orang yang bisa bantu menyelesaikan. Bila perlu lapor ke kami kalau memang butub bantuan.

Polisi telah memasang spanduk peringatan dan hingayan untuk tidak bunyh diri di sepanjang jembatan Barelang mulai dari jembatan I hingga Jembatan VI. Harapan yak ada lagi yang bunub diri atau loncat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update