
Peserta Lulus PKPA Angkatan XIX bersama Rektor UIB dan Ketua DPC Peradi Batam
batampos – Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan XIX, hasil kerja sama antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam dan Universitas Internasional Batam (UIB), resmi ditutup pada Minggu (18/5). Sebanyak 37 peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh sertifikat sebagai syarat mengikuti Ujian Advokat yang akan digelar pada Juni 2025 mendatang.
Penutupan PKPA berlangsung di Gedung B UIB dan dihadiri oleh Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, serta Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan. Mustari menyampaikan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan PKPA yang berlangsung sejak 25 April hingga 18 Mei 2025.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan UIB yang telah terjalin harmonis selama 10 tahun. Ini merupakan angkatan ke-19, dan alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar. Terima kasih juga kepada Rektor UIB yang terus menjaga sinergi ini,” ujarnya.
Mustari menambahkan, setelah menyelesaikan PKPA, para peserta akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Ujian Advokat yang akan digelar pada 28 Juni 2025 di UIB. “Peserta yang lulus ujian nantinya akan mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah di Pengadilan Tinggi Tanjungpinang. Hal ini menunjukkan bahwa Peradi selalu mengedepankan kualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mustari mengungkapkan bahwa Peradi Batam dan UIB tengah menjajaki terobosan baru, yakni pemberian beasiswa kuliah kepada keluarga anggota Peradi di semua jurusan di UIB. “Kami sangat mengapresiasi niat baik dari UIB. Mudah-mudahan kerja sama ini terus berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, Rektor UIB Dr. Iskandar Itan mengatakan bahwa kerja sama PKPA merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan mencetak calon advokat yang berkualitas.
“Kerja sama ini sudah berlangsung lebih dari 10 tahun, dan kami telah meluluskan 19 angkatan. Ini merupakan bentuk kontribusi UIB dalam membantu para calon advokat mewujudkan cita-citanya,” ujarnya.
Iskandar juga menyampaikan bahwa saat ini Program Studi Hukum (S1) dan Magister Hukum UIB telah terakreditasi unggul. “Kami sedang mempersiapkan program doktoral (S3) Hukum. Harapannya, UIB menjadi salah satu dari 140 perguruan tinggi di Indonesia yang meraih akreditasi institusi unggul,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Iskandar mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan PKPA. Ia berharap para lulusan dapat melanjutkan proses menjadi advokat profesional yang menjunjung tinggi etika profesi. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



