
batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran di Kawasan PT Desa Air Cargo, Kabil.
Kebakaran ini menghabiskan gudang Pengelolaan Limbah Industri-B3 (KPLI-B3) yg dikelola oleh BP Batam. “Masih penyelidikan,” ujarnya, Selasa (24/6) siang.
Zaenal menjelaskan dari pemeriksaan awal, kebekaran berawal dari ledakan di dalam gudang 10. Kemudian, api dengan cepat merambat ke gudang lainnya.
“Informasi awal, menurut pihak perusahaan ada ledakan di gudang 10,” katanya.
Zaenal memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materil yang diperkirakan mencapai Miliaran Rupiah.
“Tidak ada korbab jiwa. Setelah penyelidikan akan kita sampaikan hasilnya,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran besar terjadi di kawasan PT Desa Air Kargo, sebuah perusahaan pengolahan limbah industri yang berlokasi di Kabil, Kota Batam, Senin (23/6) malam.
Kobaran api yang cukup tinggi membuat suasana di area tersebut tampak mencekam.
Sejumlah armada pemadam kebakaran terlihat dikerahkan dan masuk ke dalam area perusahaan untuk melakukan proses pemadaman.
Selama kebakaran, kawasan industri tampak dijaga ketat oleh sejumlah petugas keamanan, termasuk personel dari Ditpam BP Batam. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



