
batampos – Keluhan warga terkait kerusakan jalan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Kecamatan Sagulung, akhirnya ditanggapi Pemerintah Kota Batam. Rabu (11/6), alat berat dan sejumlah pekerja dikerahkan ke lokasi untuk memulai proses perbaikan.
Titik jalan rusak yang berada di ruas Jalan R. Suprapto ini kerap menjadi penyebab kemacetan, terutama pada jam sibuk. Kerusakan berupa aspal yang pecah dan lubang cukup dalam dinilai membahayakan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor. Kondisi ini telah lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Perbaikan yang dilakukan saat ini bersifat sementara. Pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam menyampaikan bahwa proses tambal sulam difokuskan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah. Penanganan menyeluruh masih harus menunggu proyek pelebaran jalan dari arah Simpang Puteri Hijau.
“Kami tangani dulu kerusakan di bawah JPO ini agar tidak membahayakan pengendara. Untuk pelebaran jalan, itu bagian dari proyek besar yang saat ini sudah hampir mendekati lokasi ini,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Batam, Suhar, di lokasi.
Baca Juga: Subsidi Silang Biaya Pendidikan Berpotensi Tidak Tepat Sasaran
Proyek pelebaran jalan yang dimaksud adalah pembangunan jalan lima lajur yang membentang dari arah Puteri Hijau menuju Batuaji. Saat ini proyek tersebut telah mendekati kawasan SP Plaza, namun belum sampai ke titik kerusakan jalan di bawah JPO.
Karena lokasi kerusakan persis berada di bawah JPO, proses pelebaran belum bisa dilakukan. Struktur jembatan dan keterbatasan ruang menjadi kendala teknis yang membutuhkan perencanaan khusus agar perbaikan menyeluruh dapat dilakukan secara aman dan efektif.
Sementara itu, warga dan pengguna jalan menyambut baik dimulainya perbaikan meski masih bersifat sementara. Irma, salah satu pengendara sepeda motor, mengaku sering terganggu dengan kondisi jalan yang rusak dan berharap perbaikan bisa selesai secepatnya.
“Kalau pagi dan sore itu sering macet. Jalan berlubang bikin motor sering oleng. Harapannya cepat selesai dan aman untuk semua,” kata Irma saat ditemui di sekitar lokasi.
Baca Juga: Pelajar Batam Harus Tahu Bahayanya Judi Online
Pantauan di lapangan menunjukkan lalu lintas dari arah Batuaji ke Mukakuning sempat mengalami kepadatan. Kemacetan terjadi lantaran separuh badan jalan ditutup sementara untuk memberi ruang kepada alat berat dan pekerja melakukan perbaikan.
Pihak Dinas Bina Marga mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan tetap berhati-hati saat melintasi lokasi perbaikan. “Kami upayakan pekerjaan ini selesai secepatnya, agar lalu lintas kembali lancar dan masyarakat merasa nyaman,” ujar Suhar. (*)
Reporter: Eusebius Sara



