
batampos – Kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) RI menaikkan kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG) hingga 700 persen pada tahun 2025 memberi dampak nyata bagi guru agama di Kota Batam. Sebanyak 192 guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Batam kini tercatat sebagai peserta PPG, bagian dari upaya percepatan sertifikasi guru dalam jabatan (daljab) yang selama ini tertunda.
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan saat ini jumlah guru agama di Batam mencapai 852 orang. Dari jumlah tersebut, 539 orang sudah tersertifikasi dan berhak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). Mereka terdiri dari 225 guru berstatus PNS, 174 PPPK, serta 140 guru non-PNS.
“Dengan adanya kebijakan kuota PPG yang naik secara signifikan, guru agama di daerah, termasuk Batam, mendapat kesempatan lebih besar untuk ikut sertifikasi. Tahun ini ada 192 guru sedang ikut PPG, sementara delapan guru lainnya mengikuti PPG susulan Batch II tahun 2024,” ujar Budi, Senin (22/9).
Ia menjelaskan, meski jumlah guru yang tersertifikasi terus bertambah, masih ada 121 guru agama di Batam yang belum memiliki sertifikat pendidik. Kelompok ini diharapkan dapat segera mendapat giliran pada gelombang PPG berikutnya, sehingga seluruh guru agama di Batam bisa merata memperoleh haknya.
“Upaya percepatan sertifikasi guru agama harus terus didorong. Selain berpengaruh terhadap kesejahteraan melalui TPG, sertifikasi juga memastikan guru memiliki kompetensi dan profesionalisme lebih baik,” tambahnya.
Kebijakan peningkatan kuota PPG tahun 2025 memang menjadi salah satu prioritas nasional. Kemenag RI mencatat kuota tahun ini mencapai 206.411 peserta, melonjak jauh dibanding tahun sebelumnya yang hanya 29.933 orang. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran sebesar Rp165 miliar untuk mendukung program tersebut.
Budi menilai kebijakan ini sangat tepat untuk menjawab kebutuhan guru di berbagai daerah. Guru yang tersertifikasi bukan hanya memperoleh peningkatan kesejahteraan, tetapi juga diharapkan lebih mampu menjadi teladan bagi peserta didik, khususnya dalam pendidikan agama.
“Semakin banyak guru tersertifikasi, semakin kuat pula kualitas pendidikan agama di Batam. Kami optimistis, secara bertahap semua guru bisa ikut PPG sesuai target nasional,” tegasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra



