Senin, 16 Februari 2026

Perkukuh Persatuan, Hargai Keberagaman, Bangun Semangat Kemajuan

Sirajudin Nur Hadiri Peringatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda di SMAN 3 Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Bulan bahasa dan sastra Indonesia adalah kegiatan yang diperingati setiap bulan Oktober, yang berkaitan dengan peringatan Sumpah Pemuda yang selalu digelar atau diperingati sejak tahun 1980 hingga sekarang ini. Tak terkecuali di Batam.

Seperti kegiatan rutin yang digelar di SMAN 3 Batam tiap Oktober misalnya. Ribuan siswa SMAN 3 Batam meramaikan peringatan Hari Bahasa dan Sumpah Pemuda di lapangan terbuka SMAN 3 Batam, Selasa (31/10).

Beragam kegiatan digelar seperti beragam pertunjukan seni budaya yang dibawakan atau perankan oleh para siswa serta majelis guru SMAN 3 Batam.


Kegiatan peringatan bulan bahasa sekaligus Sumpah Pemuda yang digelar di SMAN 3 Batam ini, selain dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Batam Silvya Andriani, dan Kacab Dinas Pendidikan Kepri di Batam Kasdiyanto, Ketua Komite SMAN 3 Batam Gustian Riau serta tokoh masyarakat, juga dihadiri oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Sirajudin Nur.

F. TIM SIRAJUDIN NUR
ANGGOTA Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Sirajudin Nur memberikan pemaparan tentang arti pentingnya peringatan bulan bahasa dan Sumpah Pemuda di kalangan remaja atau pemuda, di hadapan seribuan siswa SMAN 3 Batam, Selasa (31/10).

Dalam sambutannya di hadapan seribuan lebih siswa SMAN 3 Batam, politisi PKB yang sudah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri selama dua periode berturut-turut dari Batam ini, sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, sebagai momen penting untuk merayakan 95 tahun ikrar Sumpah Pemuda oleh para pemuda Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda yang digagas oleh SMAN 3 Batam. Peringatan ini tak hanya sekadar kita laksanakan secara seremonial saja, tapi harus dijadikan momen penting untuk memahami dan mengerti akan filosofi berbangsa yang ada di dalamnya,” ujar calon anggota DPD RI tahun 2024 dari dapil Kepri ini.

Tak itu saja. Menurut pria kelahiran 11 Juni 1973 ini, bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Bahasa, karena pada bulan Oktober, terdapat peristiwa penting yang Sumpah Pemuda.

“Saat itu para pemuda mengakui Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang mengikat keberagaman bangsa Indonesia sebagai bangsa yang satu dan pemersatu. Maka dari itu, saya mengajak seluruh pemuda-pemudi di Kepri untuk menjadikan peringatan Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa dijadikan momen memperkukuh persatuan, menghargai keberagaman, dan membangkitkan semangat kemajuan dan pembangunan. Mari kita cintai bahasa nasional kita, Bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa,” tegas Sirajudin Nur.

Politisi yang mahir dalam bermusik ini, juga mengingatkan akan pentingnya anak-anak muda dalam memiliki kualitas dan kapasitas diri untuk ikut serta dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik, seperti apa yang sudah dilakukan oleh para pemuda di era kemerdekaan.

“Bulan Bahasa yang digelar setiap bulan Oktober ini, tak sekadar untuk memperingati Sumpah Pemuda saja. Ada esensi yang lebih penting dari itu semua, yakni ajang untuk membina dan mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia. Selain itu, adanya Bulan Bahasa diharapkan dapat memelihara semangat, dan meningkatkan peran masyarakat luas dalam menangani masalah bahasa dan sastra Indonesia,” tegas Sirajudin mengakhiri. (adv/*)

Update