
batampos – Permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polsek Batuaji mengalami penurunan signifikan menjelang bulan suci Ramadan. Jika biasanya pengajuan SKCK bisa mencapai lebih dari 40 berkas per hari, kini jumlahnya hanya berkisar antara 20 hingga 30 berkas saja.
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo, menyatakan bahwa meskipun jumlah pemohon menurun, pelayanan SKCK tetap berjalan seperti biasa. “Kami tetap membuka layanan SKCK sesuai prosedur yang ada. Pemohon harus melengkapi semua persyaratan yang diperlukan,” ujarnya.
Salah satu persyaratan wajib dalam pengurusan SKCK adalah kepesertaan sebagai anggota BPJS Kesehatan. Hal ini sesuai dengan kebijakan yang diterapkan dalam pelayanan administrasi kepolisian di wilayah tersebut. “Bagi yang belum memiliki BPJS Kesehatan, tentu harus melengkapinya terlebih dahulu sebelum mengajukan SKCK,” tambah AKP Raden Bimo.
Sejauh ini, meskipun jumlah pemohon berkurang, proses pelayanan SKCK di Polsek Batuaji tetap berjalan normal. Petugas tetap melayani warga yang datang untuk mengurus dokumen tersebut tanpa ada kendala berarti.
Menurut informasi yang dihimpun, penurunan jumlah permohonan SKCK diduga berkaitan dengan berkurangnya rekrutmen tenaga kerja oleh perusahaan di wilayah tersebut. Banyak perusahaan memilih menunda penerimaan karyawan baru guna menghindari kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran.
Andre, salah satu pemohon SKCK di Polsek Batuaji, mengungkapkan kesulitannya dalam mencari pekerjaan saat ini. “Susah memang cari lowongan kerja sekarang. Mudah-mudahan setelah Lebaran, lowongan kerja bisa lebih banyak lagi,” harapnya.
Minimnya peluang kerja di Batuaji juga tercermin dari aksi protes masyarakat yang belum lama ini terjadi. Sekelompok warga mendatangi perusahaan di kawasan tersebut untuk menuntut adanya pembukaan lowongan kerja baru.
Aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa tingkat pengangguran di wilayah Batuaji masih tinggi. Banyak warga berharap setelah Lebaran, perusahaan kembali membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan kondisi ini, diharapkan pemerintah daerah dan pihak terkait dapat mencari solusi agar lapangan kerja kembali tersedia. Jika tidak, dikhawatirkan angka pengangguran akan semakin meningkat, yang berpotensi memicu permasalahan sosial lainnya.
Masyarakat pun tetap berharap ekonomi kembali stabil setelah Ramadhan, sehingga kesempatan mendapatkan pekerjaan bisa lebih besar dan permohonan SKCK di Polsek Batuaji kembali meningkat seperti sedia kala. (*)
Reporter: Eusebius Sara
Foto. Pengurusan SKCK di Batuaji menurun jelang Ramadhan. Eusebius Sara



