Jumat, 2 Januari 2026

Perompak Beraksi di Perairan Batuampar, Kerahkan Puluhan Pancung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Tujuh pelaku perompakan yang berhasil diamankan oleh Ditpolairud Polda Kepri, Kamis (3/11). F. Humas Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Setelah lama perairan Kepri aman dari aksi perompakan, kini lanun muncul lagi. Kali ini beraksi di Perairan Batuampar, Batam. Sasarannya tongkang yang berisi besi scrab dari Singapura tujuan Tanjung Priok.

Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Boy Herlambang mengungkapkan, puluhan lanun ini mengerahkan puluhan perahu pompong berukuran sedang yang bermesin dongfeng. Mereka beraksi Kamis (3/11) malam pukul 21:37 WIB, di titik koordinat 01’09’23:09 N 103’59’38’60 E.

“Iya, ada sekitar 20-an boat pancung yang mereka kerahkan,” ujar Boy.

Mereka awalnya mencegat tugboat (TB) Bina Marine 81 yang menarik tongkang bersi besi scrab tersebut. Mereka berdalih ingin membeli besi scrab tersebut. Namun, sang kapten tugboat curiga dan menolak berhenti.

Baca Juga: Laporkan Anaknya Dicabuli ke Polsek Sekupang, Ternyata Ayah Juga Pelaku

Kelompok lanun ini kemudian bergerak ke tongkang berisi besi scrab itu. Satu per satu perahu pompong mereka merapat dan memindahkan besi-besi bekas itu ke boat masing-masing.

Namun, kapten tak tinggal diam. Melihat puluhan pancung yang dikerahkan lanun memindahkan besi scrab yang ada di tongkang, ia memberikan sinyal bahaya pada penegak hukum di laut.

Sinyal itu kemudian terdeteksi oleh Singapore Police Coast Guard. Pihak Singapura langsung berkoordinasi dengan Polairud Polda Kepri, sebab lokasi perompakan berada di wilayah perairan Kepri.

“Iya, call center kita mendapat informasi dari Coast Guard Singapore karena aksi para pelaku terdeteksi oleh mereka,” kata Boy.

Mendapat informasi itu, tim gabungan Ditpolairud Polda Kepri bersama Koorpolairud Baharkam Mabes Polri, langsung bergerak cepat menuju lokasi perompakan. Namun, para lanun yang melihat kedatangan kapal Polair, satu per satu melepas sauh lalu melarikan diri.

Baca Juga: Kasus Gagal Ginjal Turun di Kepri

Tapi tak semua bisa melarikan diri, tim gabungan berhasil menangkap empat perahu pompong. “Iya, kita amankan 4 perahu pompong beserta barang bukti dan juga 7 pelakunya,” ungkap Boy.

Ketujuh pelaku tersebut yakni De, 35; Al, 33; Sy, 43; Ar, 19; Sa, 22; Us, 46; dan Di, 34. Dari hasil pemeriksaan sementara, ternyata para lanun ini berasal dari Tanjunguma. Mereka kini ditahan di Ditpolairud Polda Kepri untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, di empat boat yang diamankan, ada yang sudah nyaris penuh dengan besi scrab dan ada juga yang masih sedikit. (*)

 

 

REPORTER : FISKA JUANDA

Update