Minggu, 18 Januari 2026

Persiapan PPDB 2025, Disdik Batam Siapkan Tiga Server

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam tengah mempersiapkan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online pada Juni 2025 mendatang. Salah satu langkah tersebut adalah menyiapkan tiga server yang akan digunakan untuk mengakses website PPDB.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan bahwa berbagai persiapan menjelang PPDB tahun ajaran baru terus dilakukan.

“Sama seperti tahun lalu, kami akan menyiapkan tiga server untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PPDB online. Ketiganya bisa langsung diakses oleh masyarakat,” ujar Tri pada Jumat (25/4).

Untuk memastikan server dapat berjalan dengan lancar saat PPDB dibuka, pihak Disdik Batam juga akan melaksanakan simulasi PPDB. Simulasi ini dianggap penting untuk menguji kesiapan server dan mencegah terjadinya gangguan atau kesulitan saat pendaftaran berlangsung.

“Server yang digunakan sama seperti tahun lalu, hanya saja ada penyesuaian pada aplikasi yang digunakan,” tambah Tri.

Selain itu, untuk menghindari kemacetan saat pendaftaran, pelaksanaan pendaftaran online akan dibuka terpisah antara SD dan SMP negeri. Pendaftar diharuskan untuk memenuhi seluruh persyaratan yang telah tertera di website pendaftaran sesuai dengan jalur yang mereka pilih.

Pada tahun ini, Disdik Batam menyiapkan empat jalur penerimaan PPDB, yaitu zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua. Tri mengungkapkan, pembagian jalur penerimaan masih dalam tahap pembahasan.

“Setiap jalur tetap akan dibagi, ini yang sedang kami diskusikan lebih lanjut,” ucap Tri.

Jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili dekat dengan sekolah. Jalur afirmasi ditujukan untuk peserta didik yang kurang mampu secara ekonomi, sementara jalur prestasi diberikan bagi mereka yang memiliki prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Sebagaimana tahun sebelumnya, sistem pendaftaran tetap akan menggunakan metode online untuk daerah perkotaan (mainland) dan offline bagi masyarakat di daerah pedalaman (hinterland) Kota Batam. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update