Sabtu, 20 Juli 2024
spot_img

Pertamina Jamin Distribusi dan Stok LPG Aman Jelang Idul Adha 2024

Berita Terkait

spot_img
IMG 20240614 WA0026
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin stok LPG dalam keadaan aman dan tersedia di Kepulauan Riau (Kepri).

batampos – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menjamin stok LPG dalam keadaan aman dan tersedia di Kepulauan Riau (Kepri). Hal ini diungkapkan Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Jumat (14/6).

“Kami menjamin distribusi dan stok LPG dalam kondisi aman di Kepri. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan penguatan stok LPG 3 kg sebanyak 74.480 tabung di Kepri,” ujar Satria.

Ia menjelaskan, penguatan stok LPG ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3 kg masyarakat pada masa Idul Adha yang juga bertepatan dengan akhir pekan (libur panjang). Penguatan stok LPG di Kepri akan dilaksanakan selama masa Hari Raya Idul Adha dan libur panjang yang terdapat pada Bulan Juni 2024.

Satria juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapat harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan LPG 3 kg dengan tidak menimbun dan menjual kembali LPG 3 kg yang juga merupakan barang bersubsidi.

“Kami mengimbau masyarakat bijak dalam menggunakan LPG 3 kg dengan tidak menimbun dan menjual kembali LPG 3 kg yang notabene barang bersubsidi,” ujar Satria.

Perlu diketahui, terdapat beberapa usaha yang dilarang untuk menggunakan LPG bersubsidi seperti yang tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022. Beberapa usaha yang dilarang menggunakan LPG 3 kg antara lain hotel, restoran, usaha penatu, peternakan, tani tembakau, batik, usaha jasa las dan lain-lain.

Selain memastikan ketersediaan LPG 3 kg, kata Satria, pihaknya juga menjamin ketersediaan LPG non subsidi yaitu Bright Gas tersedia di lapangan baik di pangkalan maupun outlet yang tentunya mudah di akses masyarakat.

Sementara itu pantauan Batam Pos di sejumlah pangkalan gas elpiji 3 kg di Sekupang, ketersediaan gas melon tersebut mencukupi. Bahkan di Marina misalnya, gas melon itu berjejer di depan pangkalan. Amron salah seorang pemilik pangkalan gas mengaku ketersediaan stok gas aman dan tak kendala.

“Ini Baru datang. Untuk stok kita aman, ” ujarnya.

Hal ini dibenarkan Heni warga Marina. Ia mengaku tak ada kendala setiap kali membeli gas melon. “Karena ada beberapa pangkalan mungkin ya. Jadi tak pernah kosong, ” tuturnya. (*)’

Reporter: Rengga Yuliandra

spot_img
spot_img

Update