
batampos – Menjelang keberangkatan calon jemaah haji tahun ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dengan mengurangi aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan.
“Pesan saya kepada jemaah, jangan terlalu banyak membuat acara di rumah. Terlalu banyak kegiatan bisa membuat sering begadang, terutama bagi jemaah yang berusia 50 tahun ke atas. Kalau tidur jam 1 atau jam 2 malam, ini tidak baik untuk kesehatan,” ujar Zoztafia, Senin (28/4).
Selain mengurangi acara sosial, Zoztafia juga mengimbau jemaah untuk menghindari aktivitas fisik berat seperti berkebun atau pekerjaan lain yang berpotensi menyebabkan kelelahan. Ia menegaskan bahwa menjaga stamina sangat penting menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
“Kalau capek, kesehatan bisa menurun. Intinya, aktivitas fisik harus dikurangi agar saat keberangkatan tubuh tetap prima,” kata dia.
Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit, Zoztafia mengingatkan pentingnya berkonsultasi aktif dengan dokter. Ia menyarankan agar jemaah mendapatkan rekomendasi medis tentang langkah-langkah kesehatan yang perlu dilakukan sebelum berangkat.
“Bagi yang memiliki penyakit bawaan, segera minta rekomendasi dokter mengenai apa saja yang perlu diperhatikan agar tetap sehat selama perjalanan,” tambahnya.
Tak hanya kepada jemaah, Kemenag Kepri juga telah menginstruksikan Kemenag tingkat kabupaten dan kota untuk tidak membebani jemaah dengan acara pelepasan yang terlalu panjang.
“Kami sudah sampaikan ke Kemenag Kabupaten/Kota agar acara pelepasan jemaah jangan diisi dengan terlalu banyak sambutan. Kalau semua mau pidato, bisa sampai dua jam. Ini tidak baik untuk kondisi fisik jemaah,” jelas Zoztafia.
Sebagai informasi, Embarkasi Batam tahun ini melayani calon jemaah haji dari empat provinsi, yakni Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Riau, dan Kalimantan Barat. Pemberangkatan jemaah dijadwalkan mulai 2 Mei 2025.
Tahun ini, sebanyak 11.847 calon haji akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam, dengan 1.291 di antaranya berasal dari Provinsi Kepri. Sementara itu, Kota Batam sendiri akan memberangkatkan 745 calon jemaah haji. (*)



