Senin, 26 Januari 2026

Pindah ke Batam, Empat KK Warga Rempang Dapat Santunan dari Polisi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jajaran Polsek Batuaji menyambangi warga Rempang yang baru pindah ke Ruko Buana Central Park Batam di Batuaji.

batampos – Tempat tinggal sementara masyarakat Rempang yang difasilitasi pemerintah yakni Ruko Buana Central Park Batam di Batuaji kembali terima empat kepala keluarga (KK) warga Rempang Cate yang bersedia direlokasi. Total sudah sepuluh kepala keluarga yang menempati ruko tersebut.

Sementara beberapa keluarga lainnya memilih kontrakan sendiri di sekitaran Batuaji dan Sagulung.

“Yang sudah pindah mendekati angka 20 KK, cuman yang di Ruko Buana Central Park ada sepuluh KK. Termasuk empat KK yang baru pindah kemarin (Rabu, 11/10) sore,” ujar Kapolsek Batuaji AKP Sandy Pratama Putra.

Baca Juga: Warga Sekupang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid, Ini Kata Imam Masjid

Setiap keluarga yang pindah ke wilayah hukum Polsek Batuaji atau Kecamatan Batuaji, jajaran Polsek Batuaji memberikan apresiasi berupa bantuan sosial. Termasuk empat KK dari kampung Pasir Panjang yang baru pindah.

Jajaran polsek yang dipimpin langsung oleh kapolsek menyambangi mereka di Ruko Buana Central Park.

“Sejak awal kita komitmen untuk menyambut mereka dengan bantuan seperti ini. Mereka sudah berbesar hati mendukung program pengembangan kawasan Rempang dan itu harus diapresiasi,” ujar Sandy.

Kasi Trantib Kelurahan Rempang Cate Agus Sofyan juga menyampaikan hal yang sama. Pemerintah yang sedari awal melakukan relokasi masyarakat Rempang Cate untuk pengembangan kawasan ekonomi baru komitmen dengan janji awal mereka.

Baca Juga: Ditolak di Sagulung dan Batuaji, Pemprov Pindah Bangun SLB di Seibeduk

“Yang sudah bersedia pindah kota apresiasi itu. Pemerintah tetap komit dengan perjanjian awal mulai dari fasilitasi tempat tinggal sementara hingga lokasi relokasi nanti,” ujar Agus.

Total semua masyarakat Rempang Cate yang pindah ke Batam sudah mendekati angka 20 keluarga dari 317 warga yang sudah bersedia untuk dipindahkan. Pemerintah masih terus bekerja untuk memindahkan semua masyarakat yang kampungnya masuk dalam kawasan pengembangan Rempang Eco City. (*)

 

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Update