
batampos – Kemacetan panjang terjadi di sepanjang jalan dari Mukakuning-Batuaji hingga turunan Bukit Daeng, Tembesi, Jumat (15/3) pagi. Itu karena plang peringatan ketinggian jembatan penyebrangan orang (JPO) sebelum Mall Top 100, Tembesi ambruk diseruduk truk gandeng yang mengangkut alat berat jenis beko.
Kemacetan yang terekam kamera warganet ini mencapai satu kilometer mulai dari Dam Mukakuning hingga lokasi JPO Mall Top 100. Kendaraan bergerak lambat sekali karena di lokasi ambruknya plang peringatan JPO yang ambruk.
Hanya ada sedikit cela untuk satu kendaraan saja yang bisa dilalui. Pemotor juga harus keluar dari ruas jalan melalui depan tempat usaha warga di pinggir jalan.
Baca Juga: Tak Disetujui Warga, Izin Pembangunan Tower dari CKTR Tidak Diterbitkan
“Jam 10 pagi tadi itu. Macet parah. Tiang ini tumbang kesenggol beko yang ada diatas truk gandeng,” ujar Marni, pedagang di dekat lokasi kejadian.
Kemacetan, sebut Marni, berlangsung sekitar sejam lebih karena proses pengangkatan plang yang ambruk juga memakan waktu. Arus lalulintas kembali normal sesaat sebelum masyarakat melaksanakan salat Jumat.
Kejadian ambruknya plang peringatan ketinggian JPO ini sering terjadi di Batuaji dan Sagulung. Beberapa waktu lalu juga terjadi di plang peringatan ketinggian JPO di depan Perumahan Puteri Tujuh. Arus lalulintas juga macet.
Baca Juga: Akhir Maret, Pendaftaran Fuel Card 5.0 Dimulai
Masyarakat menyayangkan persoalan ini dan berharap agar instansi terkait untuk menertibkan kendaraan berat yang kerap merusak plang peringatan ketinggian JPO tersebut.
“Untung ada peringatan ketinggian JPO. Kalau tak ada, JPO yang dirubuhkan. Sepertinya kendaraan berat ini tidak memperhatikan muatan mereka. Harusnya kalau muat berat dan tinggi seperti itu ada patroli pengawal biar tak mengganggu penggunaan jalan lain atau merusak fasilitas jalan yang ada,” kata Suherman, warga Batuaji. (*)
Reporter: Eusebius Sara



