Kamis, 8 Januari 2026

PMI Dukung Langkah IPTI Batam Kembangkan Pelatihan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengurus IPTI Kota Batam dan Pengurus PMI foto Bersama usai menggelar First Aid Training dan sertifikasi pertolongan pertama berbasis masyarakat.

batampos– Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Kota Batam menggelar First Aid Training dan sertifikasi pertolongan pertama berbasis masyarakat bagi 20 anggotanya, Minggu (26/10).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PMI Kota Batam ini menjadi langkah awal dalam mencetak kader muda yang tanggap, peduli, dan siap membantu masyarakat di situasi darurat.

Sekretaris PMI Kota Batam, Asmin Patros menyampaikan apresiasi atas inisiatif IPTI dalam mengadakan pelatihan tersebut. Ia menilai langkah ini sejalan dengan komitmen PMI untuk memperluas jaringan pertolongan pertama berbasis masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik inisiasi dari teman-teman IPTI. Harapan kami, ini menjadi angkatan pertama dan akan terus berlanjut ke depan. PMI siap mendukung penuh pengembangan program pelatihan pertolongan pertama yang melibatkan masyarakat luas,” ujarnya.

BACA JUGA: Capella Honda Kepri dan PMI Batam Kumpulkan 52 Kantong Darah

Asmin menjelaskan, PMI Batam secara rutin berkolaborasi dengan berbagai organisasi sosial, termasuk Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), induk organisasi IPTI.

Sekretaris PMI Kota Batam, Asmin Patros

Kerja sama tersebut selama ini banyak terfokus pada kegiatan sosial seperti donor darah yang digelar empat kali dalam setahun.

Dari keterlibatan aktif itulah muncul gagasan baru dari IPTI untuk memperluas kontribusi sosial mereka melalui bidang pertolongan pertama.

“Ide ini lahir dari teman-teman IPTI setelah sering terlibat dalam kegiatan sosial bersama PSMTI dan PMI. Kini mereka ingin mengambil peran langsung dalam pelatihan pertolongan pertama, dan kami sangat mendukung langkah positif ini,” kata Asmin.

Ketua IPTI Kepri, Agung mengungkapkan kegiatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita belajar bersama bagaimana memberikan pertolongan pertama kepada siapa pun yang membutuhkan. Ini bukan hanya pelatihan teknis, tapi juga wujud kepedulian sosial yang nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC IPTI Batam, Dicky Larson mengatakan bahwa pelatihan ini akan menjadi program berkelanjutan hingga masa bakti 2027.

IPTI menargetkan sedikitnya 500 pemuda akan mendapatkan pelatihan dan sertifikasi serupa di masa mendatang.

“Kami ingin terus membuka diri untuk berkolaborasi lintas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap IPTI bisa melahirkan kader-kader muda yang siap memberi dampak positif bagi Batam dan menjadi kebanggaan nasional,” tutur Dicky.

PMI Batam sendiri berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelatihan pertolongan pertama bagi komunitas, termasuk di lingkungan perumahan, tempat ibadah, hingga organisasi sosial lainnya.

Dengan dukungan lintas komunitas seperti IPTI, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat semakin meningkat.

Pelatihan ini menjadi langkah konkret sinergi antarorganisasi sosial dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan membangun semangat kemanusiaan di Kota Batam. (*)

Reporter: Azis

Update