
batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam selama dua hari terakhir menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah titik, menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Menanggapi situasi ini, personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau (Kepri) bergerak cepat ke lapangan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, mengatakan intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang dengan ketinggian air mencapai lutut hingga pinggang orang dewasa.
Hal ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah lokasi, seperti di depan Koramil Batu Besar, U-Turn Bida Asri 2 Batam Center, depan RS Soedarsono Nongsa, serta kawasan Punggur.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera menerjunkan personel ke lokasi-lokasi terdampak. Kami menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan melakukan pengaturan arus kendaraan agar lalu lintas tetap berjalan lancar. Langkah ini diambil untuk mengurangi kemacetan,” katanya, Jumat (21/3).
Lebih lanjut, langkah Ditlantas Polda Kepri merupakan bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem. Pihaknya juga mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat jalanan yang licin dan genangan air dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang berpotensi tumbang akibat angin kencang,” ujarnya .
Langkah ini tidak hanya memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga meminimalisir potensi kecelakaan dan dampak lanjutan dari kondisi cuaca buruk.
Polda Kepri juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait untuk merespons secara cepat apabila terjadi bencana yang lebih besar.
“Warga yang bermukim di daerah rawan, seperti pesisir dan perbukitan, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap melakukan evakuasi jika diperlukan,” ujarnya. (*)
Reporter: Aziz Maulana



