
batampos – Polda Kepri menyiapkan dua dapur siap saji penuh gizi (SPPG) sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional penyediaan makanan bergizi gratis untuk pelajar. Dua dapur yang dikelola oleh Polda Kepri dan Polresta Barelang ini ditargetkan melayani 7.000 siswa setiap harinya.
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin, mengatakan, dapur yang telah beroperasi itu tidak hanya menyuplai makanan bergizi, tetapi juga membuka peluang keterlibatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Kami sudah siap. Dua dapur sudah bisa melayani 7.000 siswa di Batam,” ujarnya, mengikuti peresmian nasional dapur SPPG oleh Kapolri secara virtual, Kamis (17/7).
Baca Juga: Disdik Batam Mulai Jaring Siswa Swasta Penerima Beasiswa SPP
Menurut dia, dukungan itu akan diperluas lagi hingga daerah Kepri lainnya. Hal itu sebagai bentuk komitmen Polda Kepri dalam mendukung program pemerintah.
“Selanjutnya akan kami perluas ke wilayah lain seperti Karimun, Bintan, Tanjungpinang, Bulang, dan Pulau Buru,” katanya.
Ia juga meninjau dapur SPPG untuk memastikan kesiapan distribusi. Pemeriksaan dilakukan terhadap kebersihan dapur, ketersediaan bahan makanan, hingga sistem pengemasan dan pengantaran ke siswa penerima manfaat.
“Mutu dan kelayakan makanan menjadi prioritas. Kami ingin anak-anak mendapat asupan bergizi yang aman dan sehat,” tegas Asep.
Baca Juga: Tak Cukup Jadi Juara Nasional, BP Batam Bidik Jejaring Ekonomi Global
Lebih jauh, Kapolda Kepri menyebutkan bahwa dapur tambahan akan dikembangkan di beberapa daerah untuk menjangkau lebih banyak pelajar, terutama yang berada di luar Batam. Selain membantu siswa, program ini juga melibatkan warga sekitar sebagai bagian dari tim dapur dan distribusi.
“Program ini bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang gotong royong dan pemberdayaan,” katanya. (*)
Reporter: Yashinta



