Sabtu, 3 Januari 2026

Polibatam Dukung Workforce Planning

Bersama Kawasan Industri Kabil Nongsa dan Disnakertrans Kepri

spot_img

Berita Terkait

spot_img

Bambang Hendrawan, Diky Wijaya, Suryadi, Nara Dewa, Suryadi, perwakilan Citramas Group Batam, dan tim peneliti sistem diketuai Metta Santiputri membahas Workforce Planning di Polibatam, Kamis (24/07/2025). F Polibatam

KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui program Katalisator Berdikari Minatsaintek Dikti memperkenalkan inovasi baru berupa Sistem Cerdas Penentuan Kebutuhan Tenaga Kerja (Workforce Planning) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam), Ir. Bambang Hendrawan ST., MSM., CIPMP., CISCP; Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya, S.E., M.Si; didampingi Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Suryadi serta Nara Dewa, HR; dan GA Citramas Group Batam selaku pengelola Kawasan Industri Kabil dan Nongsa, menyatakan komitmennya dalam mendukung pemanfaatan sistem ini secara luas dalam satu pertemuan, di Polibatam, Kamis (24/07/2025).

Sistem ini merupakan hasil riset tim peneliti dari Polibatam yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri sebagai mitra utama.

Kemudian, Workforce Planning ini dirancang untuk memberikan rekomendasi terbaik kepada pencari kerja berdasarkan kualifikasinya, serta bagi perusahaan mengenai kandidat yang paling sesuai dengan lowongan kerja yang tersedia. Juga menyajikan proyeksi kebutuhan tenaga kerja masa depan dengan pendekatan berbasis kecerdasan buatan atau AI, sehingga diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan akurat dan strategis.

Sistem ini akan digunakan dalam event Jobfair Polibatam yang diselenggarakan Bursa Kerja Khusus (BKK) Polibatam didukung Disnakertrans Kepri dan mitra industri, sebagai bagian dari acara Teknovasi Polibatam pada Agustus mendatang. Kedepannya, sistem ini juga diharapkan bisa diadopsi BKK lainnya di Kepri, termasuk di tingkat SMK dan kawasan industri, guna memperluas pemanfaatannya secara regional. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

 

Update