batampos – Suasana Auditorium Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terasa berbeda pada 12 Agustus 2025. Sorak semangat dan rasa penasaran pelajar memenuhi ruangan saat RoboRoarZ Indonesia 2025 resmi dibuka.
Ajang bergengsi bertaraf internasional ini untuk pertama kalinya digelar di Indonesia, setelah sebelumnya sukses berlangsung di Singapura dan Malaysia.
RoboRoarZ hadir bukan sekadar kompetisi robotika, melainkan wadah memperkenalkan dunia STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) kepada generasi muda.
Prof. Mohan Rajesh Elara dari Singapore University of Technology and Design (SUTD) menegaskan pentingnya acara ini.
“Kompetisi robotika melatih siswa untuk berpikir strategis sekaligus belajar bekerja sama,” katanya dalam sambutan.
BACA JUGA: Polibatam Dukung Workforce Planning
Hari pertama dimulai dengan workshop robotika yang diikuti 25 tim dari sejumlah SMA di Kepulauan Riau. Para siswa dan guru pendamping terlihat antusias membongkar rangkaian perangkat, menyusun, hingga menguji coba robot.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dosen Jurusan Teknik Elektro Polibatam yang konsisten menumbuhkan bibit unggul di bidang teknologi.
Tak berhenti di workshop, kompetisi antar tim langsung digelar. Dua kategori utama, Imaginary dan Autonomous, menjadi arena unjuk kemampuan dan kreativitas.
Lebih dari sekadar medali, para pemenang juga mendapat kesempatan emas: jalur prioritas masuk Program Studi Robotika Polibatam melalui PMDK Prestasi.
RoboRoarZ Indonesia 2025 terselenggara berkat kerja sama Polibatam dengan SUTD. Dukungan juga datang dari sponsor utama The James Dyson Foundation dan Wefaa Robotics.
Semua pihak berharap event ini menjadi langkah awal Batam menancapkan nama sebagai salah satu pusat pengembangan robotika di kawasan. (*)



