
batampos – Polisi hingga kini belum berhasil mengungkap orangtua maupun pembuang bayi perempuan di Komplek Ruko Green Town, Bengkong Laut. Alasannya, polisi minim petunjuk.
“Minim petunjuk. Kita periksa CCTv disekitar lokasi tidak ada yang mengarah ke tempat pembuangan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Hardian, Selasa (4/10) siang.
Rio menjelaskan selain CCTv yang tidak mengarah ke lokasi, pihaknya juga tidak menemukan keterangan saksi yang melihat pembuangan bayi tersebut.
Baca Juga: Gadis 16 Tahun Kabur dari Rumah, Apabila Melihat Hubungi Nomor 0778-321744
Dalam kasus ini, polisi hanya meminta keterangan 2 saksi. Saksi tersebut yakni driver ojek online (ojol) yang menemukan bayi, serta pemilik ruko sekitar. “Saksi juga hanya 2 orang. Tidak ada yang melihat pelaku saat membuang,” katanya.
Rio menambahkan untuk mengetahui ciri-ciri dan identitas orangtua maupun pelaku pembuangan bayi tersebut, pihaknya turut melakukan pemeriksaan terhadap warga sekitar. Termasuk mendata ke bidan dan puskesmas setempat.
“Di sekitar lokasi memang banyak kos-kosan. Penghuninya sudah kita data, belum ada yang dicurigai,” ungkapnya.
Baca Juga: Bawa Kendaraan, Anak di Bawah Umur Bisa Didenda Rp1 Juta
Dengan kejadian ini, Rio mengimbau kepada masyarakat yang mencurigai warga disekitar lingkungannya untuk melaporkan ke Mapolsek terdekat.
“Mungkin saja lokasi itu hanya dijadikan tempat pembuangan. Bukan di lakukan warga sekitar,” paparnya.
Sebelumnya, bayi perempuan yang masih hidup ditemukan driver ojol di dalam tempat pembuangan sampah di Komplek Ruko Green Town, Bengkong Laut, Minggu (25/9) malam, sekitat pukul 16.30 WIB.
Saat ditemukan, bayi ini masih tertempel ari-ari, dibungkus kain bedong, dan ditutupi kertas koran. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



