Minggu, 25 Januari 2026

Polisi Sudah Periksa Enam Saksi, Labfor Mabes Polri Dijadwalkan Olah TKP Ledakan MT Federal II

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Evakuasi korban ledakan kapal tanker Federal II milik PT ASL Shipyard.

batampos— Penyelidikan terhadap tragedi ledakan MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, terus berlanjut. Hingga Kamis (16/10/2025), Polresta Barelang telah memeriksa enam orang saksi dan berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam waktu dekat.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin mengatakan, keenam saksi tersebut berasal dari unsur subkontraktor, main kontraktor, dan karyawan lapangan yang berada di lokasi saat kejadian.

“Semalam kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi. Rencananya, akan ada tambahan saksi yang dipanggil untuk memperkuat hasil penyelidikan,” ujar Zaenal, Kamis siang.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan tim Labfor Mabes Polri telah dilakukan untuk menjadwalkan olah TKP di kapal Federal II. “Kami pastikan di kapal tidak ada aktivitas. Area masih kami police line dan akan tetap dijaga sampai proses olah TKP selesai,” ujarnya.

BACA JUGA: 19 Korban Ledakan Kapal Federal II Masih Dirawat, Wagub Nyanyang Sidak PT ASL Shipyard

Menurut Zaenal, pengawasan di lokasi dilakukan secara ketat oleh aparat Polsek Batuaji dan Polresta Barelang untuk menghindari gangguan atau perubahan di tempat kejadian.

Zaenal menambahkan, pencabutan garis polisi di lokasi kejadian baru bisa dilakukan setelah tim Labfor menyelesaikan seluruh proses penyelidikan forensik. “Selama tim Labfor bekerja, area akan tetap tertutup. Setelah penyelidikan selesai dan hasilnya keluar, baru bisa dipertimbangkan pencabutan police line,” jelasnya.

Sementara itu, informasi lain menyebut sejumlah keluarga korban telah mendatangi Mapolresta Barelang untuk melaporkan secara resmi insiden tersebut. Kapolresta menyatakan, langkah itu sah-sah saja dan tidak mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan. “Laporan dari keluarga korban akan kami terima. Namun, penyelidikan tetap berjalan karena kejadian ini sudah menjadi atensi kami,” tegasnya.

Polresta Barelang menegaskan akan menuntaskan penyelidikan hingga tuntas, termasuk memastikan apakah ledakan yang menewaskan dan melukai banyak pekerja di kapal Federal II disebabkan oleh human error, kelalaian, atau faktor teknis dari peralatan kerja. “Kami akan pastikan penyebabnya terungkap dan hasil penyelidikan nanti disampaikan secara terbuka,” kata Kapolresta. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update