
batampos – Polisi memastikan remaja perempuan berusia 14 tahun yang sempat ditemukan di dalam kontainer kosong di Komplek Ruko Summer Land, Nongsa, bukan korban pengurungan. N, begitu inisialnya, masuk sendiri ke dalam kontainer setelah diarahkan oleh seseorang yang dihubunginya.
Kapolsek Nongsa, Kompol Dr Arsyad Riyandi, menegaskan hasil penyelidikan tidak menemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
“Dari hasil keterangan dan penyelidikan, tidak ada masalah lain. Remaja ini memang datang ke Batam hari Minggu lalu, ada masalah dengan temannya, lalu ingin pulang. Karena terkendala sesuatu, dia diarahkan beristirahat di kontainer itu dulu,” jelas Arsyad, Kamis (28/8).
Menurutnya, N panik saat tidak bisa keluar dari kontainer hingga berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar suara kemudian datang menolong.
“Sudah dipastikan bahwa N terkunci, bukan dikunci orang. Dia masuk sendiri ke dalam kontainer itu,” tegas Arsyad.
Ia menyebut pihak keluarga N di Tanjungbalai Karimun telah memastikan kondisi remaja tersebut melalui panggilan video dengan penyidik Polsek Nongsa. “Kemarin N dijemput keluarga dan sudah dipulangkan ke Karimun,” tambahnya.
Arsyad juga menjelaskan, orang yang menyarankan N untuk beristirahat di kontainer tidak pernah bertemu langsung, melainkan hanya memberi arahan melalui telepon.
Sebelumnya, warga Komplek Ruko Summer Land digegerkan penemuan remaja perempuan yang terkunci di dalam kontainer, Rabu (27/8) sekitar pukul 11.15 WIB. Saat ditemukan, N dalam kondisi lemas dan sesak karena cukup lama berada di dalam ruang tertutup itu. (*)
Reporter: Yashinta



