Sabtu, 17 Januari 2026

Polisi Temukan Mobil yang Dibawa Kabur Karyawan Usai Rampok Bosnya Rp 200 Juta

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Korban saat membuat laporan di Maposlek Batuaji, Jumat (25/8). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Polsek Batuaji terus melacak keberadaan PT, karyawan toko sembako di Pasar Fanindo yang dilaporkan bosnya karena menodongkan pisau dan merampok uang toko sekitar Rp 200 juta, Jumat (25/8) lalu.

PT diperkirakan masih di Batam. Sementara mobil mini bus Carry yang dibawa kabur sudah berhasil ditemukan di Pasar Tiban.

Seperti diketahui, PT menodong bosnya yang akan menyetorkan uang tunai ke bank yang juga masih berada di dalam komplek Pasar Fanindo. Pelaku lantas kabur menuju arah Sekupang dan menurunkan bosnya di Seitemiang.

Baca Juga: Bos Toko Sembako Dirampok Karyawan di Batuaji, Rp 200 Juta Dibawa Kabur

PT yang saat itu mengendarai mobil operasional toko langsung kabur bersama mobil ke arah Sekupang. Dia meninggalkan mobil operasional di Pasar Tiban, Sekupang.

“Baru mobil yang kita ketemukan. Di Pasar Tiban ditinggalkan pelaku. Pelaku sendiri masih kami kejar, ” ujar Kapolsek Batuaji AKP Sandi Pratama Putra, Minggu (27/8).

Terbaru kasus penodongan dan perampokan itu polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk korban sendiri. Dari keterangan saksi, PT saat itu ditugaskan mengantar bosnya ke bank malah menodong dan merampok uang ayang disetorkan.

Baca Juga: Siswa SMAN 1 Batam Meninggal Saat Ikut Kegiatan Pramuka

Saat membuat laporan ke Mapolsek Batuaji, wanita yang kurang lancar dalam berbicara ini menuturkan, dia diturunkan begitu saja di daerah Seitemiang ketika pelaku berusaha kabur bersama uang dan mobil operasional toko.

“Saya ditodong saat mau turun dari mobil (depan lokasi Bank). Saya diancam dan disuruh diam saja. Dia kabur ke arah Seitemiang. Dan turunkan saya di pinggir jalan,” ujar wanita tersebut.

Saat hendak kabur, pelaku yang berinisial PT ini juga berusaha merampas ponsel korban namun tidak berhasil karena korban langsung lari ke luar dari jalan raya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Update