
batampos – Polsek Batuaji menindaklanjuti kerusuhan antar pelajar yang terjadi di kawasan Aviari, Batuaji, akhir pekan lalu dengan langkah mediasi. Hasil penelusuran polisi mengungkap bahwa korban bentrokan tersebut adalah Damar, seorang alumni SMKN 5 Batam.
Damar datang ke Polsek Batuaji bersama orang tuanya pada Selasa (12/8) dan menyatakan tidak ingin melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian memutuskan untuk menggelar mediasi yang menghadirkan seluruh pihak yang terlibat.
Mediasi dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Batuaji yang juga menjabat sebagai PLH Kapolsek, Iptu Andi Pakpahan, di aula pertemuan Polsek Batuaji. Orang tua, siswa, serta perwakilan sekolah yang disebut terlibat hadir dalam pertemuan itu.
Baca Juga: Siswa Terlibat Tawuran, SMKN 4 Batam Panggil Orang Tua dan Buat Akta Komitmen
Tiga sekolah yang terlibat dalam peristiwa ini adalah SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMK Maritim Batam. Seluruh pihak dipanggil untuk duduk bersama membahas penyelesaian masalah secara kekeluargaan.
Dalam pertemuan tersebut, orang tua dan pihak sekolah sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan tawuran tersebut. Mereka berkomitmen untuk lebih serius membimbing dan mendidik anak-anak agar tidak terlibat dalam perbuatan serupa di masa depan.
“Kesepakatan ini dituangkan dalam notulen yang ditandatangani bersama sebagai komitmen damai dan pembinaan terhadap siswa,” ujar Iptu Andi Pakpahan.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama mediasi ini adalah mengembalikan situasi kondusif di Batuaji dan mencegah potensi tawuran lanjutan. “Kami ingin memberikan pembelajaran bahwa penyelesaian damai lebih baik daripada membawa masalah ke jalur hukum, selama semua pihak sepakat dan tidak ada korban serius,” tambahnya.
Selain itu, Andi juga mengingatkan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi kegiatan anak di luar sekolah, khususnya agar tidak terprovokasi oleh ajakan negatif dari pihak lain.
Pihak sekolah pun menyatakan siap untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan kepada siswa, termasuk memberikan arahan khusus tentang bahaya tawuran dan konsekuensinya.
Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kasus tawuran di Aviari dinyatakan selesai. Polsek Batuaji berharap kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dapat mencegah kejadian serupa terulang di wilayah tersebut. (*)
Reporter: Eusebius Sara



