
batampos – Penegakan disiplin di lingkungan Polsek Nongsa mendapat apresiasi. Dalam sidak internal yang dilakukan Sipropam Polresta Barelang tak ditemukan satu pun pelanggaran dari seluruh personel yang diperiksa.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari Operasi Gaktiblin dan Binetika, menyasar seluruh aspek kedinasan anggota: mulai dari kelengkapan seragam (gampol), sikap tampang, kartu identitas, senjata api dinas, hingga ponsel pribadi dan ruang tahanan.
Pemeriksaan juga dilengkapi tes urine serta sosialisasi Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.
Kasipropam Polresta Barelang, Iptu Robin Tua Pandapotan, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh anggota bertugas sesuai aturan dan menjaga nama baik institusi.
Kapolsek Nongsa, Kompol Dr. Arsyad Riyandi menyambut baik hasil pemeriksaan yang menunjukkan nihilnya pelanggaran. Ia menilai kedisiplinan anggota sebagai refleksi dari komitmen bersama dalam mewujudkan Polsek yang profesional dan berintegritas.
“Saya baru dua minggu bertugas, dan hasil ini sangat membanggakan. Artinya program pembenahan internal yang saya canangkan mulai berjalan dan diterima seluruh personel,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya perilaku anggota Polri di lapangan, baik dalam bertugas maupun saat berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, ekspektasi publik terhadap institusi kepolisian sangat tinggi dan harus dijawab dengan kinerja serta keteladanan.
“Kami ingin Polsek Nongsa jadi cerminan Polri yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Disiplin adalah modal dasarnya,” kata dia.
Menurut dia, polisi tak hanya dituntut taat aturan, tapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dalam arahannya, personel diingatkan untuk tidak terlibat dalam pungli, judi online maupun offline, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran etika yang dapat mencoreng institusi.
“Kami ingin membangun kultur Polsek yang kuat dari dalam. Disiplin, etika, dan pelayanan adalah prioritas,” tegasnya. (*)



